Suara.com - Bank Dunia pada Kamis (19/11/2015) menandatangani perjanjian pinjaman senilai 560 juta dolar AS dengan pemerintah Ukraina untuk membiayai proyek pengembangan jaringan jalan raya Ukraina.
Menurut pernyataan yang dimuat di situs Kementerian Infrastruktur Ukraina, kredit tersebut akan digunakan untuk membiayai perbaikan jalan raya yang menghubungkan kota Kharkiv di timur Ukraina dengan kota Poltava di bagian tengah negara itu.
Perbaikan jalan, yang direncanakan akan selesai dalam waktu lima tahun, akan mengurangi waktu perjalanan antara kedua kota itu sepertiganya dan mengurangi separuh jumlah kecelakaan lalu lintas di jalan raya, kata pernyataan itu.
Selain itu, dana kredit akan digunakan untuk memperbaiki kondisi jalan raya sepanjang sekitar 840 kilometer di seluruh negeri itu, katanya.
Menurut otoritas lalu lintas Ukraina, negara Eropa Timur itu memiliki sekitar 170.000 kilometer jalan, dengan setengah dari mereka membutuhkan pembaharuan besar.
Kondisi jalan yang buruk adalah salah satu alasan utama di balik kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di Ukraina, yang diperkirakan merugikan negara antara tiga persen hingga empat persen dari produk domestik bruto per tahun. (Antara)
Berita Terkait
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Daftar Lengkap Pinjol Legal Berizin OJK: Update Februari 2026
-
5 Motor Listrik Terjangkau Cocok Buat Ojek Online
-
Jangan Salah Pilih! 5 Tips Memilih Pinjaman Daring yang Legal dan Aman
-
Dari Pinjam Tetangga ke Pinjol, Tradisi Baru Jelang Ramadan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Monorel vs LRT: Serupa tapi Tak Sama, Mana yang Lebih Unggul?
-
Cara Daftar dan Cek Penerima BSU Terbaru 2026
-
Apa itu FTSE Russell dan Dampaknya bagi Investor
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai