Suara.com - Beberapa perusahaan Jerman menyatakan tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia dalam pembuatan komponen otomotif atau mobil berbahan baku alumunium.
"Salah satunya adalah Rheinmetall Land System, kita akan bicarakan lebih dalam lagi dengan mereka, saat kunjungan saya ke Jerman pada pekan depan," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang berada di Hong Kong, Minggu (13/12/2015).
Ia mengungkapkan saat ini Rheinmetall Land tengah menjalin kerja sama dengan PT Pindad untuk memproduksi peralatan pertahanan dan keamanan. PT Pindad menggandeng Rheinmetall Land System untuk kerja sama "overhauling, upgrading, servicing, maintanance", dan modifikasi sejumlah kendaraan tempur TNI.
Kerja sama tersebut akan dilakukan ke beberapa produk kendaraan tempur seperti MBT Leopard 2 RI, Leopard 2 A4, AIFV Marder 1A3 RI, Gunnery/Driving Si.mulator, dan lain-lain.
"Namun, bisnis besar yang dijalankan perusahaan tersebut adalah juga komponen-komponen mobil yang telah banyak diekspor ke seluruh dunia," ungkap Rini.
Terkait itu, pihaknya akan menindaklanjuti rencana Rheinmetall untuk melakukan investasi di Indonesia, khususnya untuk komponen mobil berbahan alumunium, ucapnya, menegaskan.
"Jika mereka jadi berinvestasi di Indonesia, maka 'supply chain' dari hulu hingga hilir sudah dapat dilakukan di Indonesia," tutur Menteri Rini, menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
-
BI: Investasi Asing Rp1,6 Miliar Dolar AS Masuk via SBN dan SRBI
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Menperin Sebut Investasi Asing Menguat ke Industri Manufaktur
-
Borok Proyek Kereta Cepat: Nama Luhut dan Rini Soemarno Disebut, KPK Didesak Turun Tangan
-
Investasi Asing di RI Makin Loyo di Dua Kuartal Terakhir, Ini Kata Rosan Roeslani
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik