Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengapresiasi kebijakan Pemerintah menurunkan harga BBM. Menurutnya, penurunan harga BBM ini adalah kado tahun baru 2016 yang indah untuk seluruh Rakyat Indonesia dari Presiden Jokowi.
"Saya mengapresiasi langkah pemerintah terkait penurunan harga BBM tersebut sebagai sebuah langkah politik yang berani dan berpihak pada rakyat kecil. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah yang peka terhadap keinginan rakyat," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/12/2015) malam.
Wasekjend Partai Golkar Kubu Aburizal Bakrie itu menegaskan, sudah sejak lama partai berlambang beringin ini memberikan saran kepada pemerintah bahwa sudah saatnya harga BBM terutama Premium diturunkan. Hal ini mengingat harga minyak dunia cenderung terus turun sehingga penurunan harga minyak dunia tersebut sudah sepantasnya diikuti oleh harga BBM di dalam negeri karena Indonesia adalah negara pengimpor minyak.
"Alhamdulillah, saran kami direalisasikan oleh Presiden Jokowi. Sebab, kebijakan Pemerintah itu semata-mata demi memenuhi keinginan rakyat," ucap anggota Banggar ini.
Misbakhun berharap penurunan harga BBM tersebut adalah langkah kebijakan yang tepat diambil oleh pemerintah dan diharapkan bisa mendorong daya beli masyarakat sehingga meningkatkan output sektor produksi serta secara makro mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kebijakan penurunan BBM itu bisa mendorong daya beli masyarakat yang secara makro mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," tukasnya.
Sebelumnya, Pemerintah melalui Menteri ESDM mengumumkan kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) di Istana Kepresidenan, Rabu petang tadi. Langkah ini diambil Pemerintah menyikapi makin anjloknya harga minyak mentah dunia.
Pemerintah menerapkan Dana Ketahanan Energi Rp200 untuk Premium, Rp300 untuk Solar. Untuk harga Premium semula Rp7.300 menjadi Rp7.150/liter. Harga solar semula Rp6.700 menjadi Rp5.950/liter. Harga baru BBM akan berlaku mulai 5 Januari 2016.
Berita Terkait
-
Update Harga BBM Pertamina saat Imlek dan Jelang Ramadan 2026
-
Harga BBM Kompak Turun, SPBU Shell Konsisten Kosong
-
Harga BBM Pertamina Terbaru Turun per 1 Februari 2026, Pertamax Kini Makin Murah
-
Harga BBM Turun di Semua SPBU Pertamina, Vivo, Shell dan BP
-
Warga Wamena Ngeluh Harga BBM Tembus Rp25 Ribu, Respons 'Datar' Wapres Gibran Jadi Sorotan Tajam
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun