Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara berharap di tahun 2016, perusahaan pelat merah yang masih mencari pendanaan lewat pasar modal bisa bergabung di Bursa Efek Indonesia.
"Di 2016 ini kita harapkan, mungkin kita akan me-review apakah ada perusahaan mana yang akan berpotensi melakukan Initial Public Offering atau go public," ujar Menteri BUMN Rini Soemarno di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/1/2016).
Tidak hanya itu, Kementerian BUMN juga telah melakukan pengecekan terkait peningkatan jumlah saham yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia
"Kita tidak hanya melihat yang mau go public, tapi kita juga melihat yang mungkin sudah go public," katanya.
Rini menambahkan kepemilikan saham publik yang dimiliki perusahaan BUMN masih sedikit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Oleh karena itu, Rini mendorong perusahana-perusahaan di bawah BUMN terus menerus meningkatkan porsi kepemilikan saham.
"Kita (BUMN) memang sedang mendorong adanya peningkatan investasi di bidang itu yang sedang kita lihat, mungkin dalam beberapa minggu ini," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!
-
MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil
-
BPK Dukung BULOG Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Akuntabel
-
Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto
-
Rupiah Melemah ke Rp17.988, Dipicu 'Ulah' Trump dan Rapor Merah Ritel Domestik
-
Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti
-
Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April
-
Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap
-
Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?
-
Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!