Suara.com - Direktur Utama Kereta Api Cepat Indonesia-Cina, Hanggoro, mengatakan proyek pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung akan menelan biaya sebesar Rp70 triliun. Sumber daya untuk mengerjakannya mayoritas tenaga kerja lokal.
"Jadi semua tenaga kerjanya dari lokal terutama di Jawa Barat. Terus kalau yang didatangkan dari Cina yang expert saja, kalau di bawah expert dari lokal semua," kata Hanggoro saat memberikan kata sambutan dalam peresmian KA Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat, Kamis (21/1/2016).
Hanggoro menambahkan untuk komponen mesin atau komponen pendukung proyek, sebanyak 63 persen juga berasal dari industri lokal.
"Kalau lokal komponennya ada ya kita pakai lokal. Sama juga untuk rel, atau membangun stasiun atau jembatan itu semua akan menggunakan komponen lokal," katanya.
Ia menjelaskan dalam proyek yang diperkirakan selesai tahun 2018 ini akan menyerap 39 tenaga kerja lokal. Mereka akan dipekerjakan selama tiga tahun.
"Saat ini, kami juga masih berbenah meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang terlibat dalam pembuatan kereta api cepat Bandung-Jakarta ini.
Yang pasti kita terus berupaya memperbaiki membangun SDM dengan cara kita sekolahkan lagi atau magang di luar negeri," kata dia.
Proyek tersebut diresmikan Presiden Joko Widodo dengan ditandai peletakan batu pertama (groundbreaking) di daerah Cikalong Wetan.
Menurut pengamatan Suara.com, acara peresmian dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Direktur Utama Kereta Api Cepat Indonesia-Cina Hanggoro, Wali Kota Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan,Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat, Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi, Menteri PPN dan Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.
Presiden Jokowi juga didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru
-
BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026
-
Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin
-
Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga
-
Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur
-
Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat
-
Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan