Suara.com - PT Len Industri (Persero) sepanjang tahun 2015 membukukan pendapatan senilai Rp2,1 triliun dari sejumlah proyek strategis di Indonesia terutama dari sektor persinyalan kereta api.
"Pendapatan tahun 2015 mencapai Rp2,1 triliun, artinya sesuai dengan rencana bisnis yang kita gulirkan selama ini," kata Direktur PT Len Industri (Persero) Abraham Mosse di Bandung, Kamis (28/1/2016).
Ia menyebutkan, pendapatan itu sebagian besar dari sektor perkeretaapian antara lain persinyalan. Kemudian produk panel surya atau pembangkit listrik tenaga surya serta peralatan navigasi dan telekomunikasi.
Perusahaan berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis yang berkantor pusat di Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung itu telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) anak perusahaanya yang terdiri dari PT Eltrans yang bergerak pada sistem dan peralatan navigasi, railway, telekomunikasi, oil dan gas.
Kemudian PT Surya Energi Indotama yang memproduksi panel surya serta PT Len Railway System di sektor persinyalan dan kereta api.
Sedangkan anak perusahaan terbaru adalah PT Len Sunseap Energy , yang merupakan perusahaan patungan antara Len dengan Sunseap Singapura. Perusahaan itu berkantor pusat di Kawasan Industri Batamindo, Batam.
"Kami terus melakukan pengembangan bisnis, termasuk membentuk perusahaan yang prospektif dengan menggandeng mitra. Seperti Len Sunseap Energy yang dibangun di Batam memproduksi kabel optik dimana 60 persen diantaranya disiapkan untuk ekspor," kata Abraham Mosse.
Terkait progres kinerja perusahaan pada 2016, Dirut Len Industri itu mengaku cukup optimistis. Bahkan ia menargetkan peningkatan pendapatan pada 2016 sebesar Rp2,5 triliun.
"Target kami tahun ini Rp2,5 triliun. Belum termasuk dari proyek Palapa Ring Paket Tengah yang akan kami kerjakan," katanya.
Bahkan pihaknya menjajagi untuk mengerjakan paket lainnya dari program sambungan kabel fiber optik ke sejumlah daerah di kawasan Indonesia timur.
"Masih ada paket timur yang ditawarkan, namun Len dan konsorsium Pandawa Lima saat ini konsentrasi di Palapa Ring Paket Tengah dulu," kata Abdaham Mosse menambahkan.
PT Len Industri adalah BUMN yang bergerak di bidang industri elektronik. Selama ini teknologi yang dikembangkan Len mempunyai peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui produk-produk energi terbarukan.
Len juga turut serta menjaga kedaulatan negara dengan menyediakan produk-produk pertahanan, transportasi dan ICT (Information & Communication Technology). (Antara)
Berita Terkait
-
Kokoh sebagai Mitra Strategis Pemerintah, Bank Mandiri Capai Laba Bersih Rp15,4 T di Kuartal I 2026
-
Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik
-
Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun
-
Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi
-
Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!
-
Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?
-
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!
-
Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
-
Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan
-
BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako
-
Ngaku Tak Tahu soal PPN Jalan Tol, Purbaya: Tiba-tiba Ada Banyak Isu Pajak