Suara.com - Berinvestasi dalam bentuk apartemen masih lebih aman dibandingkan instrumen lainnya di tengah iklim pertumbuhan ekonomi yang cenderung melambat. Ini diklaim seorang pengusaha properti.
"Dalam situasi seperti saat ini, perlu pertimbangan yang kian matang dalam melakukan investasi. Menginvestasikan uang di bank cenderung nilainya terus berkurang akibat inflasi, sedangkan investasi ke saham beresiko tinggi terutama jika kita tidak punya kemampuan yang memadai," kata Direktur Utama PT Binacitra Tataswasti, Harry Gunawan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/2/2016).
Pengusaha properti itu menyatakan perlambatan ekonomi seperti saat ini seakan tidak berimbas ke bisnis properti yang menurutnya proyek hunian bertingkat diprediksi akan bertumbuh pada 2016.
"Saya memiliki prediksi bisnis properti, khususnya yang bertingkat tidak akan terkena imbas perlambatan ekonomi seperti saat ini secara global, bahkan akan mengalami pertumbuhan, namun untuk besarannya saya masih belum pasti tapi saya yakin demikian," katanya.
Sebab ada beberapa keuntungan dalam berinvestasi di bidang apartemen antara lain, hak tinggal yang lebih fleksibel karena tidak diatur oleh pengelola dan adanya prospek investasi selain dari capital gain (kenaikan harga unit) juga melalui rental income (penghasilan yang didapatkan melalui uang sewa).
Prospek keuntungan tersebut bisa didapatkan dengan memilih unit yang memiliki lokasi, kualitas konstruksi dan jenis fasilitas yang tersedia berkategori baik.
"Ini menjadi kunci penting untuk melihat apakah investasi di apartemen tersebut dapat menjadi baik. Bila ketiga hal di atas baik, nilai apartemen cenderung stabil, bahkan naik dari waktu ke waktu," ujarnya.
Kendati demikian, Harry melanjutkan hal tersebut di atas juga akan lebih memberikan nilai tambah bagi konsumen jika unit apartemen memiliki angsuran yang ringan.
"Angsuran tersebut memiliki nilai tambah tersendiri bagi konsumen. Saat ini kami sendiri sedang menggarap proyek apartemen The LINQ Residences di kawasan kemayoran yang memiliki semua fasilitas kunci itu dan angsuran per bulan yang ringan seperti kosan di kawasan yang sama," ucapnya.
Komplek apartemen yang dibangun di atas lahan seluas 2,6 hektare, dengan total luas bangunan dan fasilitas mencapai 127.000 meter persegi, dengan total investasi sebesar Rp2 triliun dan target pembangunan proyek yang memakan waktu sekitar tiga tahun ini, akan memiliki angsuran sebesar Rp5,6 juta perbulan.
The Linq yang digarap PT Binacitra Tataswasti sebagai anak perusahaan PT Kencana Graha Global (KG Group) dan berada lokasi strategis di kawasan Kemayoran ini untuk tahap pertama akan dibuka 1.500 unit dari total 2.000 unit, dengan harga berkisar Rp800 juta.
Sementara itu, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran(PPKK) Dwi Nugroho berharap dengan kehadiran The Linq di Kemayoran dapat memberikan nilai tambah untuk Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara, khususnya kawasan Kota Bandar Baru Kemayoran.
"Harapan kami, dengan kehadiran The Linq, dapat memberikan nilai tambah di DKI Jakarta sekaligus menjawab kebutuhan pasar, seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi domestik saat ini dan ke depanya. Serta menjadi bagian dari rencana pusat bisnis (Central Business District/CBD) kedua yang dicanangkan di daerah Kemayoran," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, apartemen The Linq ini akan berdiri di atas lahan seluas sekitar 2,6 ha, tepatnya di jalan Trembesi Blok D-3, Kemayoran, Jakarta Utara yang terdiri dari satu Tower Furnished Apartment, tiga Apartemen Tower (A, B, C), Town Houses dan fasilitas pendukung. Adapun total luas bangunan dan fasilitas mencapai sekitar 127.641 meter persegi dengan pemandangan padang golf di sekitarnya dan lansekap Pantai Ancol yang tak jauh lokasinya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Stok Pangan dan Energi Aman di Tengah Konflik Global
-
LPDB Kucurkan Rp47 Miliar, Dukung Proyek Fiber Optik Koperasi Pegawai Indosat
-
Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Bulog: Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026
-
Jasa Marga Terus Tambal Jalan Berlubang di Tol Japek hingga Jakarta-Tangerang
-
Petani Tembakau Curhat, Perusahaan Rokok Menyusut dari 5.000 Jadi 1.700
-
Jasa Marga Tebar Diskon Tarif Tol 30%, Catat Jadwalnya
-
Jasa Marga Operasikan 4 Jalan Tol Secara Fungsional Selama Mudik, Ini Daftarnya
-
Jasa Marga Siapkan Rest Area di 62 Titik Selama Mudik Lebaran 2026
-
Pegadaian Hadirkan Lagi Program Gadai Bebas Bunga, Solusi Pendanaan Cepat untuk Masyarakat