Suara.com - Perajin mebel dan ukir di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diminta tidak perlu takut menghadapi integrasi pasar tunggal ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) karena mereka memiliki keunggulan tersendiri, kata mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
"Kerajinan mebel dan ukir di Jepara ini memiliki kekuatan luar biasa, sehingga bisa menjadi produk unggulan di Tanah Air dalam menghadapi MEA," ujarnya ditemui usai mengunjungi sentra industri seni patung dan pahat dari kayu di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara, di Jepara, Selasa (15/3/2016).
Dalam kunjungannya itu, Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu didampingi Ani Yudhoyono, Edhie Baskoro, dan rombongan pengurus DPP Partai Demokrat.
Hal terpenting dalam menghadapi MEA, kata dia, kualitas produknya harus dijaga serta harga jualnya juga bersaing.
Selain itu, kata dia, proses pemasarannya juga perlu melibatkan pemerintah daerah, baik bupati, gubernur, hingga menteri terkait untuk membantunya.
Dengan adanya bantuan oleh sejumlah pihak, diharapkan produk mebel dan ukir Jepara lebih dikenal dunia serta masyarakat Tanah Air.
"Saya melihat potensinya cukup besar dan beberapa kali berkunjung ke Jepara selalu menunjukkan ada kemajuannya," ujarnya.
Sepanjang ada persiapan dalam menghadapi MEA, kata dia, tidak perlu ada hal yang ditakutkan.
Pasalnya, kata dia, negara lain dalam menghadapi MEA tentunya juga ikut mempersiapkan diri.
Untuk itu, kata dia, persiapan tidak hanya dilakukan oleh dunia bisnis, namun termasuk pemerintahnya juga membantu mereka agar bisa bersaing di dunia internasional.
"Saya yakin bangsa ini bisa unggul karena bisa menawarkan produk yang negara lain tidak punya, seperti produk ekonomi kreatif," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Pascabanjir Bandang Gunung Slamet, Pantai Utara Tegal Dipenuhi Kayu
-
Lelaki yang Selalu Duduk di Tepian Dipan Kayu
-
SBY Khawatir PD III, Pakar UMY Beberkan Bahaya Nyata yang Mengintai Indonesia
-
Menperin: Kuasai 79% Pasar, Industri Pati Ubi Kayu Masih Terjepit Impor
-
Utilisasi Baru 43%, Kemenperin Pacu Industrialisasi Pati Ubi Kayu Nasional
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional