Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku Indonesia akan melakukan kerjasama dengan salah satu perusaaan asal Inggris yakni Roll Royce dalam bidang maintenance service pesawat terbang. Nantinya, perusahaan asal inggris tersebut akan bekerjasama dengan perusahaan dibawah naungan BUMN yakni PT Garuda Indonesia.
“Kemarin kami sudah bicara dengan para petinggi Roll Royce untuk membicarakan negosiasi awal soal kerjasama. Jadi kita minta agar mesinnya disamakan dengan milik Roll Royce yang sudah berstandar Eropa. Jadi kan konsen kita ingin menjadi pusat maintenance pesawat terbang, jadi ini yang sedang kita usahakan,” kata Rini saat ditemui di kantor Pertamina, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016).
Ia berharap, dengan adanya kerjasama ini, maka kedepannya kerjamasa antara Garuda dan Roll Royce bisa lebih berkembang. Garuda melakukan service pesawat sendiri, dan tidak menutup kemungkinan Garuda juga diizinkan untuk melakukan maintenance pesawat milik Roll Royce.
“Garuda Indonesia bisa memperoleh lisensi sebagai pusat perawatan mesin pesawat Rolls Royce. Dengan harapan, supaya kita bisa melakukan maintainance-nya sendiri dan di kemudian hari kita bisa diizinkan untuk melakukan maintainance untuk engine Rolls Royce yang dimiliki airlines lain," katanya.
Selain itu, lanjut Rini, selain menjalin kerjasama dengan Roll Royce, masih ada beberapa perusahaan besar yang juga akan mulai menegosiasikan kerja samanya saat kunjungan Presiden Jokowi 17 April 2016mendatang. Seperti dua perusahaan asal Jerman, yaitu Ferrostaal Group dan Siemens.
"Ada beberapa, yaitu kemungkinan makanya pembicaraannya itu tadi. Dengan Siemens, bekerja sama untuk pendidikan dan local content. Kemudian Antam dengan Ferrostaal untuk pembangunan proses lanjutan dari feronikel untuk bisa suatu saat menjadi stainless steel," ungkap Rini.
Berita Terkait
-
Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026
-
Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret
-
Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
-
Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa
-
Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!