Suara.com - Pengamat ekonomi serta Ketua Forum Ekonom Muda Indonesia (FEMI) Defiyan Cori mengkritik kebijakan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang hanya melalui perbankan dan lembaga jasa keuangan yang lain. Menurutnya, penyaluran KUR melalui koperasi akan menghasilkan manfaat yang jauh lebih besar.
"Kebijakan untuk pengembangan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebenarnya sudah banyak tersedia. Masalahnya kebijakan itu tidak pernah menyentuh permasalahan UMKM, apalagi Koperasi," kata Defiyan saat dihubungi oleh Suara.com, Rabu (11/5/2016).
Ia menjelaskan kebijakan KUR sesungguhnya adalah program yang baik. Tapi dengan persyaratan yang umum diterapkan pada debitur perbankan konvensional, maka dapat dipastikan tidak akan bisa dipenuhi oleh para pelaku UMKM. "Penyimpangan atas kebijakan ini justru terbuka," ujar Defiyan.
Ia merasa optimis jika KUR koperasi diberikan otorisasi sebagai lembaga penyalur KUR, disertai dengan program pendampingan yang efektif dari pemerintah maka tentu akan lebih optimal. "Masalahnya adalah, mengapa Kementerian Koperasi dan UKM tidak menangkap peluang ini?," pungkas Defiyan.
Sebagaimana diketahui, Kementerian Koperasi dan UKM telah menargetkan penyalur KUR bisa bertambah menjadi 31 bank di akhir Mei 2016 dari jumlah sekarang 15 bank. Keputusan penambahan bank penyalur KUR ini masih dibahas pemerintah bersama Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dengan penambahan tersebut, target penyaluran KUR tahun ini diharapkan bisa mencapai Rp120 triliun. Dengan 15 bank, saat ini ditargetkan penyaluran KUR Rp103 triliun.
Sebagaimana diketahui, sampai saat ini 15 bank yang sudah bisa menyalurkan KUR diantaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, PT Bank Bukopin Tbk, PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, dan PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Panin Tbk, PT Bank Artha Graha Tbk, PT Bank Sinarmas Tbk, PT BPD Bali, PT BPD Kalimantan Barat dan PT BPD Nusa Tenggara Timur.
Adapun16 bank yang rencanya ditambahkan menjadi penyalur KUR diantaranya adalah PT BPD Sulselbar, Bank Jateng, Bank Sumut, Bank Riau Kepri, Bank BRI Agro, Bank BPD Nagari, Bank BPD Sumsel Babel, Bank Jabar Banten, Bank Jatim, Bank BPD Kalsel, Bank NTB, Bank BPD Jambi, Bank BPD Lampung, Bank Papua, Bank BRI Syariah.
Selain tambahan 16 bank penyalur KUR, pemerintah di akhir bulan ini juga akan menambah tiga perusahaan pembiayaan diantaranya adalah BCA Finance, Federal International Finance dan Mega Central Finance.
Berita Terkait
-
Simulasi KUR BRI 2026 Pinjaman Rp10 Sampai Rp50 Jutan
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan
-
Program Di Mudikin Sprite Antar Ratusan Pemilik Warung Pulang Kampung
-
Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas
-
OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H
-
Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat