Founder & Chairman Lippo Group, Mochtar Riady bersama Deputy Secretary of Guangdong CPC, Ma Xingrui melihat maket world class mixed use development Orange County yang dikembangkan oleh Lippo Group di Cikarang, Bekasi. [Lippo]
Lippo Group melalui anak usahanya PT Lippo Cikarang Tbk hari ini, Rabu (25/4/2016) mengumumkan pertemuan dengan dua Investor China ternama Shenzhen Yantian Port Group Co., Ltd dan Country Garden Holdings Co. Ltd. untuk bersama-sama mendesain dan mengembangkan Kawasan Industri Indonesia Shenzhen Baru di Lippo Cikarang. Lippo Group menyambut baik gagasan untuk bersinergi didalam proyek ambisius bernilai investasi sebesar Rp190 triliun atau setara dengan 14,5 juta Dolar Amerika Serikat (AS). Kedua Investor China telah mengenal baik pengalaman dan prestasi Lippo Group dalam bidang pembangunan Konstruksi didalam negeri dan kesuksesannya mengoperasikan Kawasan Industri berkelas dunia.
"Kedatangan kami ke Indonesia untuk mencari peluang investasi yang menjanjikan dan untuk menemukan mitra yang kuat agar misi ini dapat tercapai" kata Ma Xingrui, yang memimpin rombongan sejumlah 26 orang Delegasi Pemerintah China dan Pengusaha yang sangat berpengaruh. "Kami sangat senang karena secara bersamaan dapat menemukan Lippo Cikarang dan Lippo Group ."
Kedua mitra baru Lippo Group yang sangat prospektif yaitu The Shenzhen Yantian Port Group Co, Ltd, dan Country Garden Holdings Co Ltd, masing-masing akan memberikan kontribusi dari sisi pengalaman, sumber daya serta tata cara dalam pengembangan dan pemasaran kawasan industri modern. Kedua perusahaan yang dihormati di Negeri China ini, kedepan dapat menjadi penghubung untuk menarik pengusaha Cina besar lainnya dalamkerjasama membangun fasilitas baru di Indonesia. Sinergi dari ketiga konglomerat tersebut sangat penting dalam menentukan pembentukan ‘Indonesia-Shenzhen Industrial Park’.
Indonesia-Shenzhen Industrial Park merupakan kesempatan yang signifikan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan investasi antara China dan Indonesia." Kata Toto Bartolomeus, Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk. "Kami merasa terhormat dapat menjadi mitra dengan industri raksasa sekelas Shenzhen Yantian Port Group Co, Ltd dan Country Garden Holdings Co, Ltd dalam pengembangan sebuah proyek ambisius."
Kawasan Industri Indonesia-Shenzhen yang baru ini akan memberikan stimulus pertumbuhan yang sangat dibutuhkan untuk perluasan dan pengembangan Industrial Development di Korridor Timur Jakarta dan semakin memperkuat posisi Lippo Cikarang di Koridor Timur Jakarta.
Komentar
Berita Terkait
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Pertumbuhan Properti Tangerang Jadi Magnet Ekspansi Industri Penunjang Hunian
-
Delonix Hotel Karawang, Oase Bernuansa Jepang di Tengah Hiruk-Pikuk Kawasan Industri
-
Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026