Pada kesempatan kunjungan kerja di Natuna Menteri Susi mengundang Pemerintah Vietnam untuk hadir menyaksikan langsung pencanangan ground breaking SKPT Natuna yang dipusatkan yang di Pelabuhan Perikanan Selat Lampa . Usai melakukan pencanangan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Natuna di Selat Lampa, Kamis (18/8/2016) yang lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti langsung menggelar pertemuan bilateral dengan pemerintah Vietnam yang diwakili Deputi Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam Vu Van Tam.
"Menariknya, pertemuan tertutup itu digelar diatas laut, berlayar di perairan Natuna menggunakan Kapal Riset dan Latih milik KKP, MV Madiding 03 dari Selat Lampa ke Ranai," kata Susi dalam keterangan tertulis, Minggu (21/8/2016).
Dalam pertemuan, Menteri Susi menawarkan kepada pemerintah Vietnam untuk berinvestasi perikanan di Natuna. Menindaklanjuti hal tersebut, KKP melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) akan segera megirimkan policy document mengenai investasi perikanan di Indonesia melalui Kedubes Vietnam di Jakarta. Tak hanya itu, Ditjen PDSPKP juga akan segera mengirimkan undangan business forum kepada Pemerintah Vietnam yang diselenggarakan secara rutin setiap bulan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan
Selain membahas peluang investasi perikanan, pertemuan juga menghasilkan rekomendasi agar Satuan Tugas (Satgas) 115 untuk bisa mengkaji opsi pemulangan ABK Vietnam dengan Kapal Patroli PSDKP di perbatasan RI-Vietnam untuk dipindahkan ke kapal patroli Vietnam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026
-
CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills
-
Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham
-
Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini