Dalam rangka peningkatan kelancaran pelayanan dan kelancaran penggunaan layanan CEISA, hari ini Sabtu (3/9/2016) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan meluncurkan update modul Pemberitahuan Impor Barang (PIB) versi terbaru yaitu Modul PIB versi 6.0.5.
Menurut Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai B. Wijayanta B.M. Modul PIB versi 6.0.5 ini merupakan perbaikan terhadap bugs yang ada pada versi sebelumnya dan dikemas dalam bentuk file patcher.
“Patcher Modul PIB versi 6.0.5 tersebut diunggah melalui website Bea Cukai (www.beacukai.go.id) dan website PT EDI Indonesia (www.edi-indonesia.go.id),” ujar Wijayanta dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/9/2016).
Ia pun menjelaskan bahwa Modul PIB versi sebelumnya yaitu versi 6.0.3 masih dapat digunakan. Jika masih dirasakan ada permasalahan dalam penggunaannya disarankan untuk meng-update ke versi 6.0.5.
Untuk informasi lebih lanjut atas update Modul PIB ini dapat menghubungi nomor telepon contact center Bravo Bea Cukai 1500225, unit pelayanan informasi pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai terdekat, atau melalui PT EDI Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Bank Maybank Indonesia Hanya Raup Laba Rp1,66 Triliun di Tahun 2025
-
Menkeu Singgung Pajak Rakyat Bukan untuk Penghina Negara
-
Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Lebaran
-
Izin Davies Vandy Resmi Dicabut OJK, Ini Alasannya
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi