Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo memperkirakan uang tebusan yang didapat dari program amnesti pajak hanya sebesar Rp21 triliun dari keseluruhan periode yang berlangsung hingga 31 Maret 2017.
Agus dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta Selatan, Rabu (7/9/2016) malam, menyampaikan perkiraan Bank Indonesia bahwa uang tebusan amnesti pajak hanya akan mencapai Rp18 triliun pada 2016 dan akan ada tambahan Rp3 triliun pada 2017.
Angka tersebut jauh dari target yang ditetapkan dalam Undang-Undang Pengampunan Pajak di mana menargetkan Rp165 triliun hingga 31 Maret 2017.
Selain itu Agus juga menyebutkan perkiraan dana repatriasi hanya akan berada di angka Rp180 triliun, jauh dari target yang ditetapkan sebesar Rp1.000 triliun.
"Itu model baseline kita, dan itu angka konservatif berdasarkan apa yang tercapai sampai sekarang," kata Agus usai rapat kerja di DPR, Kamis dini hari (8/9/2016).
Dia mengatakan BI mengasumsikan perkiraan tersebut melihat dari dana repatriasi yang baru mencapai Rp14,8 triliun dan uang tebusan Rp5,7 triliun di pekan pertama bulan September.
Dengan aliran dana repatriasi dari amnesti pajak tersebut Agus meyakini ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,1 persen di tahun 2017 seperti yang disepakati dalam rapat kerja pemerintah bersama Komisi XI DPR dalam membahas asumsi makro RAPBN 2017. (Antara)
Berita Terkait
-
Cadangan Devisa Indonesia Per Agustus Rp113,5 Miliar Dolar AS
-
OJK: 60 Persen Saham Indonesia Dikuasai Investor Asing
-
Lippo Cikarang: Dampak Pelonggaran LTV Baru Terasa 4 Bulan Lagi
-
Lippo: Investasi Properti dari Tax Amnesty Mulai Terlihat
-
Dirjen Pajak: Penyumbang Repatriasi Paling Besar dari Singapura
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah
-
Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan
-
Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya
-
IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang
-
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025