PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) terus menggenjot bisnis minuman non alkohol. Strategi bisnis ini guna menyiasati regulasi tentang minuman beralkohol yang semakin ketat. Presiden Direktur Multi Bintang menyatakan, ada peningkatan porsi pendapatan perusahaannya dari sektor non alkohol.
Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, Selasa (13/9/2016).
Tahun lalu, segmen non alkohol hanya menyumbang 9 persen dari total pendapatan MLBI. Tapi, selama enam bulan pertama tahun ini, kontribusinya meningkat jadi 13 persen. MLBI menargetkan produk non-alkohol bisa memberikan kontribusi pen-dapatan MLBI di atas 13 persen pada tahun mendatang, MLBI tetap fokus pada pada produk alkohol sehingga ada dua hal yang jadi pendapatan utama.
"Inovasi MLBI jadi kunci strategi perusahaannya agar terus tumbuh. Karena itu, MLBI pun mencari kompetisi. Maka, lahirlah di tahun 2014 produk Bintang Radller, yang menurutnya, membuat kategori baru di industri bir," kata Kiswoyo.
Adapun PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) menjadwal ulang jangka waktu pinjaman perbankan mereka. Dengan perpanjangan jatuh tempo tersebut, beban kewajiban pembayaran cicilan utang perusahaan perkapalan ini bisa lebih ringan.
Sejauh ini, LEAD telah merestrukturisasi utang dengan United Overseas Bank Limited Singapura senilai 44 juta Dolar Amerika Serikat (AS). Pinjaman yang berhasil diperpanjang jadwalnya itu adalah sisa utang 44 juta Dolar AS. Dengan perpanjangan jatuh tempo selama lima tahun ke depan, maka cicilan pokok utang per bulan bisa turun jadi sekitar 900.000 Dolar AS. Kesepakatan itu diteken Juli 2016 lalu. LEAD juga memperpanjang jatuh tempo pinjaman dari DBS Bank Limited.
"Kedua pihak menyepakati perpanjangan sisa utang senilai 30 juta Dolar AS hingga lima tahun ke depan. Seiring perpanjangan tenor ini, cicilan pokok LEAD jadi 400 Ribu Dolar AS sebulan," tutup Kiswoyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi