Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (13/9/2016) ditutup turun sebesar 66 poin atau 1,26 persen ke level 5.215 setelah bergerak di antara 5.211-5.268. Sebanyak 58 saham naik, 216 saham turun, 72 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp7.214 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp351 miliar.
Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, Rabu (14/9/2016).
Pasar Amerika ditutup melemah, dipimpin oleh saham sektor energi, seiring investor mencerna kenaikan volatilitas dan penurunan harga minyak. Penurunan ini djuga diakibatkan penantian pertemuan The Federal Reserve pekan depan. Investor saat ini memperhatikan setiap data ekonomi dan memilah semua pidato dari petinggi the Fed, mencoba menemukan petunjuk mengenai keputusan kebijakan moneter bank sentral. "Dow Jones ditutup melemah 1,41 persen di level 18,067. Nasdaq melemah 0,88 persen dan S&P melemah 1,48 persen di level2,172," kata Kiswoyo.
Pasar Eropa berakhir melemah di tengah penurunan harga minyak dan kekecewaan pada data ekonomi. Harga minyak mentah turun ke bawah $45 per-barel setelah International Energy Agency (IEA) dalam laporan bulanannya mem-peringatkan tingkat produksi tinggi dan permintaan minyak Asia dan Eropa yang “rapuh”, kondisi yang mencerminkan ketahanan surplus suplai. Inflasi Inggris juga hanya naik 0,6 persen dalam setahun sampai bulan Agustus, lebih rendah dari ekspektasi kenaikan 0,7 persen. "Indeks FTSE melemah 0,53 persen di level 6,666. DAX melemah 0,43 persen di level 10,417.sementara CAC melemah 1,19 persen di level4,387," ujar Kiswoyo.
Pekan lalu, sejumlah pihak mulai dari Bank Indonesia (BI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), hingga Ombudsman meragukan program pengampunan pajak atau tax amnesty mampu mencapai target. Meski begitu, kebijakan yang berlaku sejak 1 Juni 2016 itu terus berjalan, bahkan dari pekan ke pekan terjadi pening-katan yang cukup signifikan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan di Jakarta, dana yang sudah dideklarasikan Rp386,6 triliun, dana repatriasi Rp19 triliun, dan uang tebusan Rp9,3 triliun.
Secara nilai, angka terse-but memang masih jauh dari target semula yakni dana deklarasi Rp 4.000 triliun, dana repatriasi Rp 1.000, dan uang tebusan Rp 165 triliun. Namun, dibandingkan pekan lalu, realisasi program tersebut menunjukan tren kenaikan yang signifikan. Awal pekan lalu dana deklarasi masih Rp 195 triliun, dana repatriasi Rp 12,9 triliun, dan uang tebusan Rp 4,4 triliun. Tren kenaikan realisasi tax amnesty menjelang pekan kedua September sudah diprediksi pemerintah. Sebab September ini adalah bulan terakhir periode pertama tax amnesty dengan tarif terendah yakni 2 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan