Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3i) berkomitmen untuk mencetak pengusaha muda tangguh di era globalisasi ini. Untuk itu LP3i menerapkan sistem pendidikan yang link and match sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini. Pendiri LP3i, Syahrial Yusuf mengungkapkan bahwa mahasiswa LP3i selain mendapatkan pekerjaan banyak juga yang kini sukses mencetak lapangan pekerjaan.
"Kami berkomitmen untuk tingkatkan jumlah pengusaha di Indonesia dengan membangun semangat entrepreneurship di kampus. Memang dengan adanya konsep link & match ini mahasiswa semakin mengerti mau jadi apa selanjutnya," ujar Syahrial di Jakarta dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/10/2016).
Tokoh Pendidikan dan Pemberantas Pengangguran itu menilai alumni menjadi tolak ukur dalam penilaian akreditasi sebuah lembaga pendidikan. Maka dari itu, Syahrial sangat mengapresiasi para alumni terutama yang dapat menjalankan sesuai visi misi dari LP3i.
Salah satu alumni LP3i yang sukses yaitu Reza Pahlevi seorang pengusaha muda yang memiliki brand “The Sandal’S”. The Sandal’S Berdiri sejak tahun 2010 dengan memiliki kurang lebih 30 Outlet dan mewadahi lebih dari 100 karyawan.
“Reza salah satu alumni yang kini menjadi pengusaha yang sukses, dan mash banyak lagi. Untuk menangi era globalisasi ini, karakter mahasiswa harus tangguh dan punya daya saing global. Jangan lihat orang bagus aja langsung takut. Kita harus bisa berbenah dan terus belajar," paparnya.
Reza Pahlevi pun menanggapi bahwa dengan adanya berkuliah di LP3i menjadi basis untuk menjadi seorang pengusaha
“Walau Persaingan Hidup keras tidak perlu takut kalau kita mempunyai keterampilan. Kalau sekarang kita masih muda kita tidak boleh lupa kalau jalan kesuksesan di masa depan harus di mulai dari sekarang. Fokus kepada keterampilan sesuai minat anda,” ungkap Reza.
Lebih lanjut, Reza mengungkapkan, sistem pendidikan yang diperolehnya dari bangku kuliah sangat terasa manfaatnya pada saat ia lulus kuliah dan mulai terjun ke dunia bisnis.
“Sewaktu berkuliah di LP3i saya mendapatkan bekal pendidikan teori dan juga praktik sehingga saya mampu menguasai ilmu bisnis dengan baik hingga saya praktikkan sendiri. Dan ilmu yang saya dapatkan sangat terasa manfaatnya sekarang. Dengan adanya program #LP3iPreneur kita juga didorong untuk memiliki semangat kewirausahaan yang bisa mencipatakan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar
-
Purbaya Akui Indonesia Tak Berpihak ke Ekonomi Syariah, Singgung Peran Menteri Agama
-
Bahlil Bongkar Borok Produksi Minyak: 22 Ribu Sumur Nganggur!
-
3 Hari Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Masih Pedas dan Daging Kerbau Melambung
-
BI: Ekonomi Syariah Jadi Pilar Strategis Hadapi Ketidakpastian Global
-
Prabowo Kumpul Bareng Lima Konglomerat, Janji Perkuat Segala Lini Investasi
-
Menanti Hasil Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Bergerak Tipis
-
Gibran Janji Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional
-
Harga Emas 16 Februari 2026 di Pegadaian, Jelang Ramadan Makin Stabil
-
OCBC NISP Belum Mau Spin Off Unit Usaha Syariah, Ini Alasannya