Penasehat infrastruktur dari jasa profesional PricewaterhouseCoopers (PWC) Indonesia Julian Smith hari ini merilis data, secara keseluruhan jumlah pengeluaran infrastruktur pemerintah di Indonesia meningkat peningkatan dari 51 persen secara substansial dari Rp139 triliun di tahun 2014 menjadi Rp 209 triliun di tahun 2015.
Meski secara anggaran mengalami kenaikan yang sangat signigfikan, nanun nyatanya, hasil tersebut masih di bawah target pertumbuhan sebesar 63 persen. Tingkat realisasi rencana pengeluaran infrastruktur mengalami penurunann dari 78 persen menjadi 72 persen pada 2015.
"Kenaikan anggaran infrastruktur ini menggambarkan rencana pembangunan proyek infrastruktur yang ambisius dari pemerintah Jokowi. Tapi pembangunannya masih kurang meyakinkan," kata Julian dalam diskusi Indonesia Infrastructure di Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).
Oleh sebab itu, agar pemerintah bisa menjalankan proyek-proyek pembagunan infrastruktur di Indonesia, ada beberapa kunci sukses yang diklaim Julian bisa mensukseskan program pembangunan infrastruktur di Indonesia.
1. Menjaga iklim investasi secara berkesinambungan
2. Memperbaiki koordinasi antar Kementerian/Lembaga, pemerintah pusat dan daerah
3. Mengurangi ketergantungan pada BUMN dan mencari sumber pendanaan dari swasta
4. Membangun kapasitas di perencanaan dan pengadaan proyek, termasuk melatih sumber daya manusia untuk mengelola proyek
5. Membenahi proses akuisisi lahan
Julian pun mengaku yakin, Indonesia memiliki daya tarik sendiri dari investor asing yang berminat untuk berinvestasi infrastruktur di Indonesia.
"Pertumbuhan pendanaan infrastruktur di global dan Asia mengalami perlambatan di 2016, termasuk di Cina. Tapi kami perkirakan di Asia Pasifik, pendanaan infrastruktur akan mencapai 3,4 persen di 2016 dengan total 2,22 triliun dolar AS dan Indonesia salah satu yang berperan dalam pertumbuhan infrastruktur di kawasan Asia Pasifik," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini
-
Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara
-
OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo
-
200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang
-
124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin
-
Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri