Beberapa rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Jakarta perlu direvitalisasi karena usia bangunan sudah terlalu tua dan kondisinya tidak terawat sehingga bisa menyebabkan usia bangunan menjadi lebih pendek.
Pengajar teknik planologi Universitas Trisakti Endrawati Fatimah saat dihubungi, Jumat (28/10/2016), mengatakan penyebab bangunan harus direvitalisasi karena usia atau karena kurang pemeliharaan yang mengakibatkan usia bangunan tidak tahan lama.
"Begitu juga dengan kualitas material bangunan, perilaku pengguna, maupun kondisi alam menjadi penyumbang terhadap usia dan kualitas Runawa," kata Endrawati.
Menurut Endrawati, penghuni rusunawa biasanya rasa memiliki kurang sehingga kemauan untuk ikut bertanggung jawab memelihara juga rendah.
Selain itu perlu diperjelas siapa yang bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan dan pemeliharaan secara rutin, kata Endrawati.
"Pengaturannya harus jelas bagaimana dan berapa kewajiban pemerintah sebagai pemilik dan bagaimana dan berapa kewajiban penghuni sebagai penyewa," ujar dia.
Sementara itu Ahli perumahan dari the Housing Urban Development (HUD) Institute, Zulfi Syaif Koto memberikan dukungan rencana untuk merevitalisasi sejumlah rumah susun sederhana sewa di Jakarta. Pasalnya, banyak Rusunawa di Jakarta sudah tua dan tidak terawat sehingga bisa membahayakan penghuni.
Zulfi mencontohkan kondisi Rusunawa Delima di Cengkareng Jakarta Barat.
Ia mengatakan, usia bangunan Rusunawa Delima mencapai 21 tahun atau sudah terlalu tua dan kondisinya sangat tidak terawat karena besaran sewanya dulu terlalu rendah hanya Rp40.000.
"Dulu mereka menempati Rusun Delima dengan tarif sewa yang sangat murah sehingga membuat bangunan ini menjadi kumuh tidak terawat, apalagi saat ini penghuninya bukan lagi yang dulu," ujar Zulfi.
Hanya saja Zulfi mengingatkan pekerjaan revitalisasi Rusunawa harus mendapat dukungan semua pihak mulai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakat, Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Barat, kecamatan, kelurahan, perusahaan sampai masyarakat sekitar.
Tujuan dari revitalisasi harus dijelaskan kepada penghuni yakni agar kehidupan mereka lebih sejahtera dan kawasan menjadi lebih tertib/ bagus, jelas Zulfi.
Namun, untuk melakukan revitalisasi, Zulfi berpesan untuk melakukan beberapa pendekatan mulai dari pendekatan kawasan sampai kepada pendekatan komunitas agar pelaksanaanya dapat bejalan lancar.
Pelaksanaannya Zulfi berpesan harus transparan dan menguntungkan semua pihak, bangunan diberikan tambahan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) karena bangunan disekitar sudah tinggi-tinggi, dan buat menjadi apartemen mixed use.
Ia juga berharap pengembang swasta yang berada di sekitar ikut terlibat untuk berbagi dalam pelaksanaan revitalisasi, diharapkan mereka memiliki program CSR bagi warga rusunawa. (Antara)
Berita Terkait
-
Setelah Asian Games, Wisma Atlet Akan Diubah Jadi Rusun Subsidi
-
Tim Rusunawa Flamboyan Kalah, Gabriel Tetap Ikut ke Spanyol
-
Kisah Tim Rusun Tak Punya Lapangan, Tapi menang ke Spanyol
-
Begini Hidup Warga Bukit Duri Usai Pindah ke Rusunawa Rawa Bebek
-
Warga Rusun Jatinegara Barat Diusir Jika Pura-pura Tak Bisa Bayar
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mengapa Biaya Logistik di Indonesia Mahal? Ternyata Ini Akar Masalahnya
-
HOAKS Link KUR BRI di Tiktok dan Instagram, Ini Modus Pelaku Penipuan
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Merah Naik, Beras Premium Masih Bertahan Tinggi
-
Rupiah Melemah, Minyak Dunia Tetap di atas 100 Dolar AS, Ini Harga BBM di Indonesia!
-
Rupiah Melemah, Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2,7 Juta per Gram
-
Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'
-
IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok
-
Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram
-
Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL
-
Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran