Suara.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Rosan Roeslani yakin demostrasi yang rencananya diselenggarakan pada Jumat (2/12/2016) tidak akan mengganggu iklim investasi. Indikasinya, demonstrasi 4 November yang masih rangkaian demonstrasi 2 Desember ternyata tidak menyurutkan semangat investor lokal maupun asing untuk menanamkan modal di Indonesia.
"Demo itu hal yang biasa, dimana masyarakat ingin menyampaikan pendapatnya ke muka publik. Tapi diharapkan demo ini tidak rusuh saja," kata Rosan di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).
Rosan mengatakan selama ini sering mengunjungi para investor dalam negeri maupun luar negeri dan menanyakan kepada mereka apakah maraknya demonstrasi di Jakarta akhir-akhir ini.
"Mereka tidak terlalu terganggu. Mereka juga tetap investasi, karena kan demonya di Jakarta sedangkan pabrik produksi bukan di Jakarta, jadi tak ada masalah bagi mereka," katanya.
Kendati demikian, Rosan berharap demonstran 2 Desember nanti tetap berlangsung damai.
"Ini demi Indonesia, jaga keamanan bangsa dan negara, supaya ekonomi tetap berjalan," kata dia.
Demo 2 Desember digagas oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI untuk menuntut Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ditahan. Kabarnya, organisasi pekerja yang dipimpin Said Iqbal, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, juga akan turun ke jalan. Kabarnya, pekerja yang tergabung dalam KSPI akan mogok nasional di 250 kabupaten dan kota di 20 provinsi untuk menyuarakan tiga tuntutan.
Pertama, meminta pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan dan tolak upah murah. Kedua, meminta kenaikan upah minimum 15-20 persen.
Yang menarik adalah tuntutan KSPI yang ketiga yaitu penegakan hukum terhadap kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok.
Berita Terkait
-
Wacana WFH Sehari untuk ASN: Pedang Bermata Dua bagi Ekonomi dan Energi
-
Penjualan Kendaraan Niaga Naik di Februari, Kadin: Geliat Ramadan dan Berkah Proyek Pemerintah
-
Agrinas Impor Pikap dari India, Resep Jitu Matikan Industri Otomotif Indonesia?
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Cuan Imlek 2026 Tembus Rp9 Triliun, Kadin Optimistis Ekonomi RI Melesat 5,5 Persen
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!
-
Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara
-
Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T
-
Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia
-
Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri
-
Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara
-
THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan
-
Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian
-
Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?