Zurich Topas Life kemarin, Rabu (30/11/2016) meluncurkan produk asuransi jiwa dwiguna (endowment) terbarunya yang bernama Zurich Pro-Fit 8 (Zurich Protection & Benefit 8). Produk ini merupakan produk dwiguna pertama di pasar Indonesia yang menawarkan manfaat ganda berupa jaminan cashback tahunan dan hasil investasi potensial dari penempatan jenis dana investasi unit link. Pelanggan hanya perlu membayar premi asuransi selama 8 tahun untuk proteksi dan manfaat selama 20 tahun. Zurich Pro-Fit 8 didesain untuk memenuhi kebutuhan perencanaan keuangan nasabah, baik untuk tabungan pendidikan anak, persiapan pensiun, atau rencana liburan. Zurich Pro-Fit 8 ditargetkan untuk segmen pasar kelas menengah keatas Indonesia.
Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan kelas menengah yang pesat. Saat ini ada 74 juta masyarakat kelas menengah, dan riset dari BCG memprediksikan bahwa jumlah ini akan berlipat ganda pada tahun 2020. Seiring dengan peningkatan taraf hidup mereka, pemahaman mereka akan pentingnya perencanaan keuangan juga semakin meningkat, termasuk kebutuhan proteksi dan investasi. Dengan karakteristik ini, kaum kelas menengah Indonesia menjadi pasar potensial bagi para pelaku industri untuk meningkatkan penetrasi asuransi. Di sisi lain, ini juga merupakan tantangan mengingat masih adanya kesenjangan proteksi yang cukup besar sekaligus konsepsi yang salah di antara mereka.
“Untuk menjembatani kesenjangan proteksi di kalangan masyarakat kelas menengah, penting untuk menyediakan produk dan layanan yang memang cocok dengan karakteristik dan kebutuhan mereka. Seiring dengan tren hidup masa kini yang dinamis , mereka membutuhkan produk yang mudah dan lengkap, namun juga tetap mampu memberikan ketenangan dalam merencanakan masa depannya. Pro-Fit 8 memberikan nasabah sebuah kombinasi manfaat asuransi dwiguna dengan hasil investasi yang potensial. Produk ini menawarkan tiga kelebihan utama untuk memenuhi kebutuhan pasarnya, yaitu inovatif, manfaat jangka panjang melalui komitmen jangka pendek, dan keamanan.,” jelas Peter Huber, Presiden DIrektur Zurich Topas Life dalam keterangan resmi, Rabu (30/11/2016).
“Inovasi, karena merupakan produk asuransi dwiguna pertama di Indonesia yang menawarkan manfaat ganda berupa cashback tahunan dijamin dan hasil investasi potensial melalui penempatan dana investasi di unit link. Manfaat jangka panjang melalui komitmen jangka pendek, mengingat nasabah hanya perlu membayar premi selama 8 tahun untuk manfaat dan proteksi selama 20 tahun. Pro-Fit 8 juga memberikan guaranteed return sebesar 270% dari total dana pertanggungan selama masa asuransi berjalan. Aman, karena termasuk manfaat santunan meninggal dunia dan cacat total selama masa asuransi berjalan. Dengan inovasi dan kualitas pelayanan yang kami tawarkan, kami yakin produk ini akan memberikan kontribusi untuk keseluruhan bisnis di Indonesia,” tambah Peter.
Saat ini produk ini tersedia untuk nasabah dari usia 15 hari sampai 59 tahun, dengan premi mulai dari 10 juta per tahun.
Sampai dengan periode Januari 2017, Zurich Topas Life menawarkan nasabah Pro-Fit 8 dengan hadiah langsung berupa bonus top-up dan voucher belanja. Selain itu, terdapat hadiah utama untuk tiga pemenang utama berupa liburan ke Jepang bersama pasangan melalui penarikan undian.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Zurich Pro-Fit 8, nasabah dapat menghubungi call center Zurich Topas Life di nomor 1500-987 atau melalui email ke customercare.indo@zurich.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup
-
Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya
-
HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang