Dirjen Bina Kontruksi Yusid Toyib membuka pelaksanaan kegiatan Sertifikasi Tenaga Terampil dan Bimbingan Teknis Tenaga Ahli pada proyek-proyek swasta dan BUMN Karya yang sumber pendanaannya non APBN, Kamis (15/12/2016). Dalam acara selama 3 hari tersebut diikuti oleh 2.250 tenaga kerja konstruksi.
"Sertifikasi memberi keyakinan dan optimisme bagi kita semua, bahwa kita bisa dan sanggup menyiapkan dan mempercepat proses Sertifkasi Tenaga Kerja Konstruksi seperti yang dilakukan selama 3 (tiga) hari ini secara on job training," ujar Yusid.
Penyelenggaraan sertifikasi dilakukan melalui on job training di 15 proyek swasta dan 6 proyek strategis milik BUMN Karya. Perusahaan yang terlibat antara lain PT Total Bangun Persada, PT Nindya Karya, PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya.
Ditambahkan Yusid sertifikasi adalah kewajiban dan kedepannya akan dirancang regulasi mengenai standar minimal gaji tenaga kerja konstruksi (remunerasi). "Nantinya akan ada Permen PUPR yang mengatur itu. Kami diberi target maksimal 2 tahun selesai untuk aturan tersebut dan kami akan usahakan lebih cepat," terangnya.
Sertifikasi tenaga konstruksi merupakan program yang tengah digencarkan diseluruh Indonesia. Tujuannya antara lain melindungi tenaga kerja konstruksi Indonesia dalam menghadapi liberalisasi perdagangan ASEAN 2015 dan Asia Pasifik 2020. Disamping itu sertifikasi juga menciptakan kesadaran Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) & Tenaga Kerja Konstruksi akan pentingnya sertifikasi dan turut berpartisipasi dalam pelaksanaan sertifikasi melalui on job training.
Kegiatan Sertifikasi pada proyek-proyek swasta dan BUMN Karya dengan sumber pendanaan proyek non APBN adalah pilot project. Setelah ini, perusahaan dan kontraktor diharapan mensertifikasikan tenaga kerja konstruksinya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI