Iran siap mengirim gas alam ke Irak segera setelah Irak melakukan pembayaran. Pernyataan ini dikemukakan seorang pejabat bidang energi Irak seperti dikutip Press TV, Selasa (10/1/2017).
Pipa yang menyambungkan jaringan gas Iran ke jaringan pipa Irak sudah terisi dengan gas alam, kata Wakil Menteri Perminyakan Iran, Amir-Hossein Zamaniniya.
"Iran siap untuk memulai ekspor gas ke Irak dan Irak juga sudah siap menerima pengiriman gas," kata Zamaniya.
Namun, ia menambahkan bahwa surat pernyataan pembayaran untuk proyek tersebut "belum dibuka" oleh Irak.
Iran akan memutar keran aliran gas segera setelah Baghdad melakukan pembayaran, ujarnya.
Menurut laporan, Iran dan Irak telah menandatangani perjanjian pada 2013 soal ekspor gas alam dari kilang South Pars ke Irak.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Iran akan mulai mengirim gas sebanyak 25 juta meter kubik setiap harinya ke kilang-kilang milik Irak di Sadr, Baghdad dan al-Mansuriya melalui pipa sepanjang 270 kilometer.
Proyek itu diperkirakan memberikan pemasukan sebesar 3,7 miliar dolar AS (Rp49,1 triliun) setiap tahun bagi Iran. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Penolakan Pembayaran Tunai, Wamendag Tegaskan Uang Cash Masih Berlaku di Pasar
-
Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
-
Starbucks Masih Akan Tutup Tokonya di Tahun 2026, PHK Karyawan Mengintai
-
Menhub Catat 14,9 Juta Orang Naik Angkutan Umum Selama Nataru
-
Tak Sekadar Bisnis, Wook Group Dorong Pembangunan Sosial di Daerah Rawan Bencana
-
Purbaya Akui Suntikan Dana SAL Rp 276 Triliun ke Bank Belum Optimal ke Ekonomi
-
Update BBM Pertamina 1 Januari 2026: Harga Pertamax dan Dex Series Turun!
-
Menhub Soal Larangan Truk Sumbu Tiga: Bukan Matikan Bisnis, tapi Jaga Nyawa!
-
Apa Itu PPPK Paruh Waktu: Gaji, Jam Kerja, Tunjangan dan Pensiun
-
OJK Proyeksi Industri Dana Pensiun Bakal Tinggi, Ini Strateginya