Kementerian Perindustrian berupaya mengembangkan potensi industri kecil dan menengah (IKM) di Maluku Utara agar dapat berdaya saing guna menguasai pasar domestik dan ekspor. Hal ini juga merupakan salah satu wujud implementasi agenda utama pemerintah pada tahun 2017 dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Kami menyadari bahwa Provinsi Maluku Utara unggul dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang tidak dimiliki oleh sebagian daerah di Indonesia,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih pada acara Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pembinaan dan Pengembangan IKM antara Direktorat Jenderal IKM Kemenperin dengan Pemerintah Kota Ternate, Tidore dan Kabupaten Halmahera Barat di Ternate, Maluku Utara, Selasa (17/1/2017).
Penandatanganan dilakukan oleh Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dengan Walikota Ternate Burhan Abdurahman, Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim, dan Bupati Halmahera Barat Danny Missy.
Kesepakatan ini merupakan langkah sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mengangkat potensi komoditi unggulan utama di ketiga daerah tersebut, antara lain kelapa, minyak atsiri, rempah-rempah seperti pala, cengkeh dan kayu manis serta hasil perikanan. “Selain itu, yang tidak kalah menariknya adalah bambu tutul yang dapat dijadikan furnitur dan barang kerajinan,” ujar Gati.
Menurutnya, Kota Tidore, Ternate dan Kabupaten Halmahera Barat merupakan daerah strategis sebagai pintu gerbang atau segitiga emas bagi Provinsi Maluku Utara, yang diharapkan ke depannya para IKM di daerah tersebut semakin berkembang dan dapat dijadikan dalam satu kawasan sentra. “Untuk itu, kami memandang perlu dilakukan kerja sama agar kegiatan yang dilakukan bersinergi, berkesinambungan dan tepat sasaran,” tutur Gati.
Dalam upaya mencapai tujuan MoU ini, Gati menjelaskan, kegiatan akan dimulai dengan penyusunan peta jalan yang dijadikan sebagai pedoman dari pelaksanaan program-program tersebut. Misalnya, Kemenperin akan memfasilitasi sarana untuk pengemasan produk IKM makanan dan minuman.
“Khusus untuk produk pala, yang hanya terdapat di daerah tertentu, memiliki peluang cukup besar sehingga ke depan yang perlu kami pikirkan, salah satunya adalah pengadaan wadah atau kemasan melalui pendirian rumah kemasan. Selain itu, fasilitasi sarana produksi untuk IKM minyak atsiri,” paparnya.
Kemenperin mencatat, potensi industri di Provinsi Maluku Utara pada tahun 2016, antara lain populasi lebih dari 4.000 industri yang didominasi oleh industri pangan sebesar 45,7 persen dengan nilai produksi mencapai Rp18,8 miliar dan jumlah tenaga kerja sebanyak 5.341 orang. Sedangkan, untuk industri furnitur juga menyimpan potensi yang besar sekitar 12,5 persen, dengan nilai produksi mencapai Rp11,2 miliar dan jumlah tenaga kerja sebanyak 2.607 orang.
Baca Juga: Kemenperin-Industri Logam Bersinergi Kuatkan Struktur di 2017
Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan, pihaknya tengah gencar melakukan peningkatan daya saing dan perluasan pasar bagi pelaku IKM di dalam negeri sebagai salah satu wujud pelaksanaan dari arahan Presiden Joko Widodo yang memfokuskan pada pemerataan di tahun 2017. “Pemerataan tersebut salah satunya adalah memberikan prioritas pada pengembangan IKM,” ujarnya.
Untuk memperluas akses informasi dan promosi dalam memasarkan produk IKM dalam negeri, Menperin menyampaikan, pihaknya tengah melakukan pengembangan ekonomi digital melalui program e-smart IKM. “Tujuannya agar kita dapat menjadi showcase produk sendiri dan bukan menjadi reseller produk negara lain,” ujarnya. Melalui program ini, diharapkan pula akses pendanaan ikut meningkat.
Airlangga berharap agar program pemerintah ini dapat didukung secara sinergi oleh seluruh komponen masyarakat. Apalagi, dalam menghadapi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Semoga IKM kita dapat tumbuh dan berdaya saing global,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Ternate Burhan Abdurahman mengatakan, saat ini di Ternate terdapat 72 IKM dengan berbagai sektor seperti makanan, kerajinan, dan pakaian. “Sebagai kota jasa dan perdagangan, pasti sangat dibutuhkan produk-produk lokal yang dihasilkan oleh para IKM. Untuk itu, ke depannya, segala kebutuhan para pelaku IKM akan digenjot agar bisa lebih berkembang lagi,” tutur Burhan.
Pemerintah Kota Ternate juga tengah mengembangkan lima produk unggulan IKM yang dikaitkan dengan sektor wisata, yakni kerajinan Bambu Cina di Kelurahan Tongole, Moya dan Marikurubu yang terintegrasi dengan wisata alam, Sirup Pala dan Olahan Minyak Cengkeh di Kelurahan Tobololo yang terintegrasi dengan wisata pantai, Batik Tubo yang terintegrasi dengan wisata alam Batu Angus dan Gunung Merapi, serta produk Rumput Laut yang terintegrasi dengan wisata kota tua Sampalo.
Berita Terkait
-
Kemenperin-Industri Logam Bersinergi Kuatkan Struktur di 2017
-
Menperin akan Tingkatkan Kerjasama Vokasi dengan Jepang
-
Kemenperin Dorong Industri Jepang Perkuat Rantai Pasokan
-
Kawasan Industri Morowali akan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja
-
Kemenperin Catat Investasi Smelter Telah Capai 22 Miliar Dolar AS
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM