- Menteri Keuangan memprediksi ekonomi 2025 tumbuh 5,2% secara tahunan, dengan Q4 diperkirakan melebihi 5,5%.
- Prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 sesuai APBN ditetapkan pada angka 5,4% oleh Kemenkeu.
- Menkeu optimistis pertumbuhan ekonomi 2026 dapat mencapai 6% melalui sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi soal pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun 2025 maupun 2026 tahun depan.
Menkeu Purbaya memaparkan kalau untuk triwulan keempat atau Q4 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai lebih dari 5,5 persen. Sedangkan untuk sepanjang tahun 2025, angkanya mencapai 5,2 persen.
"Sampai akhir tahun kira-kira 5,2 persen untuk 2025. Untuk 2026 kita prediksi 5,4 persen sesuai dengan APBN-nya," kata Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Kendati begitu Purbaya mengklaim kalau dirinya tengah menghidupkan mesin ekonomi. Baik dari kebijakan fiskal, moneter, hingga perbaikan di iklim investasi.
"Tapi gini, saya kan sedang hidupkan semua mesin ekonomi. Fiskal sudah mulai jalan. Moneter sudah semakin sinkron. Iklim investasi akan diperbaiki," beber dia.
Berbekal itu, Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 bisa mencapai 6 persen. Meskipun prediksi Kemenkeu sendiri hanya di angka 5,4 persen.
"Saya tetap melihat 6 persen bukan angka yang mustahil untuk tahun 2026 walaupun asumsi kita di 5,4 persen," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Sentil Balik Bank Dunia soal Defisit APBN: Jangan Terlalu Percaya World Bank!
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Capai 3% Buntut Penurunan Suku Bunga The Fed
-
Purbaya Umumkan APBN Defisit Rp 560,3 Triliun per November 2025, 2,35% dari PDB
-
Pemerintah Bidik Gig Economy Jadi Mesin Ketiga Pendorong Ekonomi Nasional
-
Bank Dunia Ingatkan Menkeu Purbaya: Defisit 2027 Nyaris Sentuh Batas Bahaya 3%
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Emas Antam Ambruk, Harganya Jadi Rp 2.884.000/Gram
-
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.768
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
-
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
-
Daftar Link Resmi Pendaftaran Antrean Pangan Bersubsidi dan Jam Operasional
-
OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
-
CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen
-
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi, di Pegadaian Jadi Makin Murah!
-
Pandu Sjahrir: Saham Gorengan Bikin Investor Asing Ragu Masuk RI