Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kembali meninjau perkembangan perbaikan Jembatan Cisomang yang berada di KM 100 +695 Jalan Tol Purwakarta – Bandung – Cileunyi (Purbaleunyi) Jawa Barat, Selasa Sore (24//2017) usai menghadiri acara peresmian Overpass Pelangi Antapani.
Turut mendampingi Menteri Basuki antara lain Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Rildo Ananda Anwar, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Danis H. Sumadilaga, Sekretaris Ditjen Bina Marga Bambang Sudiatmo, Direktur Jembatan Hedy Rahadian dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.
Menteri Basuki menyatakan bahwa fokus perbaikan Jembatan Cisomang adalah menghentikan pergerakan tanah. "Pekerjaan yang tengah kita lakukan sudah sesuai dengan rencana. Ditargetkan pada tanggal 31 Maret, perbaikan jembatan sudah selesai. Berdasarkan hasil analisis, pergerakan tanah ini bisa ditahan menjadi hanya 1-2 mm terhitung sejak awal perbaikan,” terangnya.
Menteri Basuki menjelaskan bahwa selama ini pergerakan tanah, terutama yang terjadi di pilar P2 dan P3, terjadi karena fondasi terletak pada lapisan tanah lunak yang mudah bergerak bila terkena rembesan air. "Hal ini yang menyebabkan retakan di pilar jembatan. Saat ini sedang dipasang strutting baja untuk mengikat pilar P2 dan P3 agar tidak bergerak lagi," ungkapnya.
Selanjutnya akan ditanam bored pile atau tiang pancang di sekitar pilar P2 sebanyak 59 buah. Kecepatan pemasangan sekitar 2-3 buah per hari, yang dilakukan selama 24 jam, sehingga kini sudah terpasang 10 buah. Sementara pada pilar P0 juga akan diikat ke tanah keras dengan baja hingga kedalaman 57 meter.
Pekerjaan lain adalah membuat selimut pilar jembatan dengan teknologi fiber reinforced pollymer setebal 25 cm. Selimut ini berfungsi untuk memperkuat struktur pilar. Untuk mencegah rembesan air Sungai Cisomang pada kaki jembatan, akan dipasang box culvert dan dibuatkan saluran pengelak.
Pembangunan Pintu Keluar Baru
Mengingat padatnya lalu lintas logistik pada jalan tol Purbaleunyi dan jalan arteri Purwakarta-Padalarang, Kementerian PUPR telah menugaskan PT. Jasa Marga untuk membangun pintu tol baru di KM 99 arah Bandung dan KM 107 arah Jakarta yang dibuka selama masa perbaikan Jembatan Cisomang. “Ditargetkan akan selesai pada akhir Februari, dan diharapkan akan memperlancar arus logistik yang melintasi kawasan tersebut,” kata Menteri Basuki.
Baca Juga: Menteri Basuki: Hasil Penelitian Balitbang PUPR Harus Lebih Murah
Sebelumnya kendaraan beban berat seperti truk dan bus yang menuju ke Bandung dialihkan untuk keluar di Jatiluhur KM 84+600 dan masuk kembali di Padalarang KM 121+400. Dengan dibangunnya pintu keluar baru ini akan memangkas jarak yang harus ditempuh kendaraan di jalan arteri dari semula sekitar 37 km menjadi sekitar 8 Km.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto