Pemerintah provinsi DKI Jakarta diwakili Sekretaris Daerah, Saefullah secara resmi mengukuhkan kepengurusan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Raya (Jaya) Periode 2017- 2020. Ketua Umum BPD HIPMI Jaya Afifuddin Suhaeli Kalla menyatakan komitmennya untuk terus menjalankan komunikasi intensif dengan pemprov DKI ke depannya.
"Ini perjuangan yang harus kita jalankan bersama, ke depannya komunikasi intensif terus kita jalankan. Prinsipnya ke depan dengan adanya dorongan HIPMI Jaya, pemprov akan beri perhatian khusus terhadap dunia usaha di Jakarta, “ kata Afifuddin seusai acara pengukuhan dan pelantikan anggota baru HIPMI Jaya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/3/2017).
Seiring dengan pelantikan ini, Afifuddin menyatakan janji akan menjalankan komitmen seperti yang selalu ia gaungkan pada saat masa kampanye yakni, untuk menjadikan HIPMI Jaya sebagai organisasi pengusaha muda terdepan dan modern melalui strategi implementasi digital.
“Selain itu, kami juga berupaya menjalin sinergi yang baik dan kokoh antar anggota HIPMI Jaya. Begitu pula dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kita akan selalu mendorong kebijakan- kebijakan yang pro terhadap pengusaha lokal,” jelas pria yang akrab disapa Afi tersebut.
Tak hanya sampai disitu, pria lulusan Keller Graduate School of Management San Fransisco ini menyatakan keinginginan untuk menciptakan pengusaha-pengusaha muda baru di Jakarta lewat pendidikan kewirausahaan. Program ini diakatakan Affifudin akan melibatkan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Jakarta dan lembaga perbankan sebagai penyalur bantuan modal kepada calon- calon pengusaha muda.
“Program ini diharapkan bisa merangsang pertumbuhan wirausaha di Jakarta. Meskipun memang tidak bisa secara instan kita capai, namun InsyaAllah dengan kerja keras, dan kerjasama dari berbagai pihak, misi ini akan tercapai selama masa periode kepemimpinan 2017-2020,” simpul Afi.
Berita Terkait
-
HIPMI Minta Polri Perhatikan Kasus Kriminalisasi Dirut PT Tripat
-
HIPMI Kritik Freeport Tak Gandeng Pengusaha Lokal Papua
-
Berkraf Akui Industri Kreatif Masih Hadapi Segudang Persoalan
-
10 Tahun Terakhir, Entrepreneur Indonesia Bertambah 4 Juta Orang
-
HIPMI Kritik Iklim Investasi EBT di Indonesia Tidak Menarik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan