Sepanjang tahun 2016 lalu, situs jual beli properti Lamudi melakukan riset untuk mengidentifikasi wilayah hunian yang paling dicari konsumen. Dari hasil riset tersebut muncul lima kota yang paling diincar oleh pengunjung Lamudi.
Berdasarkan data Lamudi, kota Jakarta Selatan merupakan area yang paling banyak diincar oleh pembeli properti dengan total persentase 7,11 persen, kemudian disusul oleh Bekasi mencapai 6,17 persen, diurutan ke tiga ada Surabaya dengan 5,32 persen, ke empat ada Bandung 4,94 persen dan Jakarta Timur dengan 4,2 persen.
Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia mengatakan, Jakarta Selatan menjadi kota incaran para pencari properti karena kota ini memiliki komposisi yang idel antara keberadaan tempat tinggal, perkantoran dan area komersial.
“Tidak hanya itu, dari segi kesehatan kota ini pun memiliki keunggulan, karena Jakarta Selatan masih dipenuhi degna pohon rindang dan taman kota, sehingga membuatnya terlihat begitu sejuk dan udaranya bersih,” kata Polman dalam keterangan resmi, Jumat (7/4/2017).
Dasil survey yang dilakukan Lamudi, juga menyebutkan mayoritas pengunjung Lamudi, lebih tertarik untuk membeli rumah dengan presentase 55 persen jika dibandingkan dengan jenis properti lainnya seperti apartemen, ruko dan tanah. Tidak hanya itu, mayoritas pencari properti juga lebih tertarik untuk membeli properti jika dibandingkan dengan menyewa.
Mayoritas pencari properti Lamudi didominasi oleh usia produktif yakni 25 hingga 34 tahun yang mencapai 41,97 persen, kemudian disusul oleh kelompok umur 18 hingga 24 tahun mencapai 21,90 persen, umur 35 sampai 44 tahun mencapai 18,34 persen, umur 45 hingga 54 tahun 9,59 persen, umur 55 hingga 64 tahun mencapai 6,40 persen dan kelompok umur di atas 65 tahun mencapai 1,79 persen.
Memperluas servisnya di Indonesia, Lamudi.co.id didirikan pada tahun 2014 untuk membantu pembeli properti mendapatkan informasi tentang rumah, tanah, apartemen, dan ruang komersil yang dijual maupun disewa. Lamudi Indonesia memberikan kemudahan dengan menyediakan data-data dan kontak dengan agen, properti developer, dan pemilik tanah. Lamudi Indonesia memberikan daftar properti yang lengkap dan terkini di Indonesia. Kantor pusat Lamudi Indonesia sendiri berlokasi di Jakarta.
Berita Terkait
-
Menteri PUPR Groundbreaking Peremajaan Rusun Sukaramai Medan
-
PLI Tengah Fokus Garap Proyek Apartemen Majestic Point Serpong
-
MNC Bank Beri Kredit Rp150 Miliar Pada Prioritas Land Indonesia
-
Keren! Laki-laki Ini 'Menyulap' Pesawat Boeing 727 Jadi Rumah
-
Helix Homes Promosikan Peluang Investasi Properti di AS
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz