Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada Rabu sore (12/4/2017) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham, dengan salah satu agenda pergantian direksi. Namun, dari daftar susunan Direksi yang baru, dinilai Pengamat Penerbangan Alvin Lie, ada yang janggal.
"Patut dicermati bahwa dalam susunan Direksi ini tidak ada Direktur Operasi dan Direktur Pemeliharaan Pesawat (Director of Maintenance)," ujarya kepada Suara.com, Kamis (13/4/2017).
Sedangkan, menurutnya, GA (Garuda Indonesia) adalah pengemban Air Operator Certificate under part 121 dengan nomor AOC 121 001. Dia menambahkan, sesuai Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 121.59 dan 121.61 mewajibkan adanya Director of Operation yang dijabat oleh Pilot senior berlisensi Air Transport Pilot Licence (ATPL).
Demikian juga wajib ada Director of Maintenance yg dijabat oleh personil berlisensi sebagai engineer penerbangan.
"Apabila susunan Direksi GA ini tetap tanpa Direktur Operasi, maka AOC 121 001 batal demi hukum dan GA harus menghentikan operasinya karena tidak mematuhi persyaratan CASR 121," tegas Alvin.
Pernyataan Alvin ini diperkuat berdasarkan persyaratan CASR 121.61.c terpapar jelas persyaratan minimal menjadi Management Personal. Dan di dalam aturan 121.59 terkait rekrutmen jajaran manajemen, Direktur Operasional menjadi bagian persyaratan dari Direksi sebuah perusahaan maskapai penerbangan.
Seperti diketahui, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan BUMN Gatot Trihargo, membenarkan telah dilakukan pergantian Direksi Garuda sebagai upaya agar perusahaan tidak tertinggal dalam hal kompetisi.
Berikut susunan Direksi Garuda terbaru:
Direktur Utama:
Pahala Nugraha Mansury
Baca Juga: Kementerian BUMN Rombak Dewan Direksi Garuda Indonesia
Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko:
Helmi Imam Satriyono
Direktur Layanan:
Nicodemus P Lampe
Direktur Produksi:
Puji Nur Handayani
Direktur Marketing dan TI:
Nina Sulistyowati
Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum:
LinggarsariSuharso
Direktur Kargo:
Sigit Muhartono
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat