Sedikitnya 22.528 keluarga di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat menerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) non tunai dengan memanfaatkan teknologi perbankan.
Total bansos non tunai yang disalurkan mencapai Rp124,5 miliar terdiri dari PKH Non Tunai senilai Rp40,5 miliar untuk 22.528 keluarga dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sejumlah Rp83,5 miliar untuk 63.262 keluarga.
Penyerahan bansos secara simbolis dilakukan Presiden Joko Widodo dihadapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Taman Pandawa Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/4/2017).
Kota Bandung sendiri memperoleh kucuran dana bantuan sosial (Bansos) senilai total Rp127 miliar di tahun 2017. Bantuan tersebut terdiri dari PKH Non Tunai, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bansos lanjut usia, bantuan UEP KUBE Jasa, bansos disabilitas, dan bansos E-Warong.
Penyerahan PKH Non Tunai dan BPNT ini bersamaan dengan penyerahan paket bantuan sosial lainnya di antaranya Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Program Makanan Tambahan (PMT).
"Tidak boleh untuk membeil pulsa. Hati-hati kalau ada yang membeli pulsa, kartunya dicabut. Kita janjiannya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kepala Negara juga mengingatkan agar KPM PKH belajar menabung dan tidak serta merta menghabiskan dana bansos yang diteeima. Ia berharap penggunaan dana bantuan tersebut benar-benar untuk kegiatan belajar, seperti membeli buku atau seragam.
"Jangan diambil sekaligus, sesuai kebutuhan saja, tidak akan hangus kok," ujarnya.
Baca Juga: Kemensos Sanggup Rehabilitasi 32.000 Pecandu Narkoba
Sementara itu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjamin rencana perluasan jangkauan 10 juta KPM PKH tahun 2018 lebih tepat sasaran. Basis data terpadu (BDT) yang dimiliki Kemensos diyakini telah cukup akurat.
Namun demikian, ia mengharapkan partisipasi aktif pemerintah daerah proaktif mengkonfirmasi data KPM bansos yang digelontorkan pemerintah. Khofifah melalui Sistem Informasi dan Konfirmasi Data (Siskada).
"Saya optimistis sistem ini mampu menjadikan bansos lebih tepat sasaran. Karenanya, apabila ditemukan basis data terpadu (BDT) tidak valid, maka pemda dapat mengkonfirmasi mana salahnya, mana penerima manfaat yang tidak eligible (memenuhi syarat-red)," imbuhnya.
Diungkapkan Khofifah, jika bantuan sosial diberikan tepat sasaran maka akan lebih signifikan terhadap penurunan kemiskinan dan rasio gini.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga turut menyaksikan proses pencairan bansos non tunai di agen bank BNI yang telah disiapkan di lapangan. Transaksi juga dilakukan di fasilitas BNI Layanan Gerak (BLG).
BLG ini merupakan mobil layanan milik BNI yang dilengkapi dengan mesin ATM, terminal BNI Internet Banking, handset untuk menghubungi BNICall, serta didukung oleh customer service dan teller yang siap melayani aneka transaksi perbankan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
IBOS EXPO 2026 Siap Digelar Awal Tahun, Buka Peluang Bisnis dan Dorong Pertumbuhan Wirausaha
-
Lowongan Magang Bank BTN Terbaru Januari 2026, Terbuka untuk Semua
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
-
Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan
-
Purbaya Buka Opsi Diskon Tarif Listrik untuk Korban Banjir Sumatra
-
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan
-
RDMP Balikpapan Alami Hambatan, Bahlil Tuding Ada Pihak Tak Suka RI Swasembada Energi
-
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas
-
Bahlil: Hanya Prabowo dan Soeharto Presiden yang Resmikan Kilang Minyak