Maraknya rokok ilegal di berbagai daerah Indonesia mengundang perhatian anggota Badan Anggaran DPR RI John Kennedy Azis. Dia menanyakan kebijakan Dirjen Bea Cukai memerangi rokok illegal karena mengurangi penerimaan Negara.
"Peredaran rokok ilegal yang tiap tahun meningkat menyebabkan kerugian negara. Karena itu, pemerintah harus lebih tegas memeranginya," katanya di Jakarta, Kamis (8/6/2017).
Merespon hal itu, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi menjelaskan, bahwa pada tahun 2017, pemerintah sudah melakukan penindakan yang jumlahnya hampir sama dengan 2016.
"Area rokok illegal tempat berproduksi, area distribusi, dan area pemasaran di Jateng dan Jatim sudah kami lakukan," katanya.
Mengenai strategi-strategi yang dilakukan pemerintah, sambung Heru, antara lain, mulai dari edukasi dengan membuat kaos anti rokok illegal, hingga bekerjasama dengan intelijen dan UGM.
"Kami juga menggandeng Pemda dan pabrikan legal untuk strategi pemberantasan rokok illegal," ujar dia.
Diketahui, rapat Banggar ini merupakan tindak lanjut hasil Rapat Paripurna DPR lalu mengenai Kerangka Ekonomi Makro (KEM) – Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2018.
Baca Juga: Transjakarta Pasang Iklan "Ngerokok Cuma Bakar Uang"
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok