Pengamat ekonomi Dr James Adam MBA mengatakan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur perlu mengadakan riset atau penelitian ilmiah tentang potensi minyak dan gas bumi (migas) untuk mendukung investasi di provinsi berbasis kepulauan ini.
"Investasi yang masuk ke NTT untuk migas belum ada kemajuan karena tidak didukung oleh informasi dan data-data potensi yang kita miliki," kata mantan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang itu saat dihubungi di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (20/6/2017).
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki Badan Riset Daerah yang bisa dimanfaatkan untuk kerja riset ilmiah untuk mendapatkan peta potensi migas sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan investasi.
Berdasarkan pengamatannya, belum ada riset yang berkaitan dengan pertambangan dan energi di NTT, sebab Badan Riset Daerah lebih banyak berukutat pada masalah ekonomi, budaya, sosiologi, dan lainnya.
Persoalan lain, James menilai pemerintah daerah setempat belum berkeinginan bekerja sama dengan lembaga-lembaga independen atau yang profesional berkaitan dengan pertambangan.
"Mestinya ada kerja sama itu, jadi di APBD juga dianggarkan untuk penelitian pertambangan yang bisa menggandeng lembaga independen atau perguruan tinggi sehingga bisa memperoleh data yang valid," katanya.
Menuruntya, investor membutuhkan informasi dan data-data yang memadai tentang potensi pertambangan di NTT terkait titik-titik lokasinya, seberapa besar kandungan sumber daya, faktor keamanan lingkungan dan sebagainya.
"Misalnya potensi itu ada di Lembata atau Flores maka kita tidak bisa turun ke mesyarakat dan menyimpulkan bahwa ada potensi di sana, harus ada penelitian sehingga investor tahu di lokasi ini ada potensi, kandungan sekian metrik ton, dan sebagainya," katanya.
Baca Juga: Gerindra Tolak Jokowi Angkat Dwi Soetjipto Jadi Kepala SKK Migas
Anggota IFAD (International Fund for Agricultural Development) menyebut peta potensi batu mangan yang lebih memadi justeru dimiliki pihak lain seperti perguruan tinggi seperti yang ada di Institut Teknologi Bandung (ITB) dibanding dinas teknis di daerah setempat.
"Pernah ketika berkunjung ke Fakultas Geologi di ITB saya disodorkan peta potensi mangan di seluruh NTT yang memadai namun ketika dicek ke dinas teknis, data-data seperti itu tidak ada," katanya.
James menambahkan jika pemerintah daerah tidak menyajikan informasi dan data yang memadai soal potensi migas maka upaya menggenjot target pertumbuhan investasi pada sektor pertambangan menjadi sulit.
"Kalau investasi digenjot dari sektor lain seperti jasa, perdagangan, transportasi itu memungkinkan tapi kalau dari pertambangan saya kira masih belum memungkinkan," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpaduh Satu Pintu (PMPTSP) NTT Semuel Rebo mengatakan pemerintah pusat telah memberikan target kepada NTT untuk merealisasikan nilai investasi sebesar Rp8,2 triliun dalam 2017.
"Target investasi yang diberikan BKPM tersebut dua kali lipat lebih besar dari capaian tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp3,1 triliun," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
SIG Bukukan Laba Rp80 Miliar pada Kuartal I 2026, Penjualan Semen Naik di Tengah Tekanan Industri
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Mei 2026: Antam Melonjak, UBS Turun, Galeri24 Naik Tipis
-
Indef Nilai KUR Bunga 5 Persen Yang Dicanangkan Presiden Prabowo Efektif Bantu UMKM
-
Titah Sultan HB IX untuk Mbah Carik, Terbukti Jadi Rezeki Anak Cucu
-
Rencana KUR Bunga 5 Persen, Presiden Probowo Diingatkan Tak Salah Sasaran
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
-
PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua
-
Pidato di hadapan Buruh, Prabowo Janji Kucurkan KUR Bunga 5 Persen per Tahun
-
BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
-
Pemerintah Gratiskan Sertifikasi TKDN Lewat Skema Self Declare