UangTeman, pelopor layanan pinjaman berbasis teknologi (financial technology/fintech) di Indonesia meraih penghargaan di ajang The Asian Banker Exellence in Retail Financial Services Awards 2017 dari The Asian Banker. Sebagai perusahaan non bank. UangTeman dinobatkan oleh The Asian Banker sebagai ‘The Best P2P Lending Platform for Individuals’.
Untuk diketahui, The Asian Banker Excellence in Retail Financial Services Awards merupakan program penghargaan tahunan berskala internasional yang paling teliti, bergengsi, dan transparan sebagai tolok ukur tak terbantahkan dalam mengukur kinerja terbaik dari suatu perusahaan. Penghargaan tersebut, mencakup terutama layanan keuangan ritel, transaksi perbankan, risiko dan teknologi, serta pinjaman peer-to-peer (P2P Lending), pembayaran, investasi kerumunan dan platform serupa di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika.
Aidil Zulkifli, CEO & Founder UangTeman, mengatakan penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras yang didukung oleh semangat kebersamaan dan komitmen untuk selalu melahirkan inovasi terdepan dari seluruh karyawan UangTeman kepada masyarakat serta setiap pemangku kepentingan (stakeholders). Menurutnya, sejak berdiri per April 2015, UangTeman tetap berupaya memberikan yang terbaik atas masyarakat Indonesia dan pemerintah demi mendukung terwujudnya tingkat inklusi keuangan sebesar 75 persen pada 2019.
“Kami sangat bangga menjadi fintech di Indonesia yang memperoleh penghargaan ini, sekaligus bentuk pengakuan dari dunia internasional bahwa UangTeman memang sangat penting terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di seluruh Indonesia. Saat ini, kami sudah mengimplementasikan teknologi tercepat dimana peminjaman uang ke rekening nasabah sudah dapat cair hanya dalam waktu 15 menit dengan pengajuan pinjaman dari aplikasi UangTeman di Play Store atau Android,” kata Aidil di JW Marriott, Jakarta, Kamis (27/7/2017).
Aidil menjelaskan, dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini total kebutuhan pinjaman mencapai sekitar Rp1.649 triliun, sedangkan kapasitas pinjaman yang dimiliki oleh industri jasa keuangan tradisional hanya sekitar Rp 660 triliun atau 40 persen dari kebutuhan. Akan tetapi, Aidil optimistis, dengan inovasi teknologi UangTeman mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang dapat mendukung inklusi keuangan dan memajukan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Selama dua tahun di Indonesia, UangTeman telah menyalurkan pinjaman hampir Rp100 miliar kepada lebih dari 7 ribu nasabah. Kami sudah melayani masyarakat tidak hanya di Pulau Jawa saja, melainkan juga di luar Pulau Jawa, yakni di Bali, Makassar, Palembang, Lampung, Jambi, dan Balikpapan,” tambah Aidil.
Sebagai informasi, UangTeman telah menerima beberapa penghargaan selama dua bulan terakhir pada tahun 2017. Antara lain, Indonesia Digital Innovation Award dari Warta Ekonomi dan Indonesia Best Performing Companies Award kategori Pioneer of Online Loan Service in Indonesia dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia yang bekerjasama dengan Indonesia Award Certified (IAC).
Baca Juga: UangTeman Resmi Jadi Sponsor PSM Makassar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan
-
Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih
-
Riset Ungkap Masa Depan Industri Fintech RI Setelah Hadir Lebih dari 10 Tahun
-
Perusahaan AS Jajaki Proyek Gasifikasi Batubara dengan Danantara
-
Rupiah Menguat pada Jumat Sore, Waspadai Risiko Tertekan Pekan Depan
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
BRI Hadirkan ORI030 untuk Investasi ORI dengan Kupon Tetap Bulanan
-
Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat
-
Purbaya Akan Minta Penjelasan Kemenhan soal Anggaran Rudal Brahmos India
-
LNG Murah Industri hanya Berlaku hingga 31 Desember