- Danantara dan Latitude Energy menjajaki kerja sama proyek gasifikasi batu bara di Jakarta pada 8 Juli 2026.
- Pemanfaatan teknologi Transport Integrated Gasification bertujuan mengubah batu bara berkalori rendah menjadi gas sintetis yang bermanfaat.
- Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor gas dari luar.
Suara.com - Danantara dan Latitude Energy, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, menjajaki proyek gasifikasi batubara yang bertujuan untuk memperkuat kemandirian energi serta bentuk hilirisasi sumber daya nasional.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta pada Jumat (10/7/2026) mengatakan Latitude Energy akan menjajaki peluang pengembangan proyek gasifikasi batubara di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi Transport Integrated Gasification (TRIG), teknologi yang diklaim terbukti mampu mengubah batubara menjadi gas sintetis.
Adapun penandatanganan kerja sama itu digelar pada 8 Juli kemarin di Jakarta.
“Dengan menggabungkan sumber daya domestik Indonesia dengan teknologi TRIG milik Latitude... kami berkomitmen mengembangkan kapasitas lokal, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi industri hilir Indonesia,” ujar kata President & Chief Executive Officer Latitude Energy Holdings Inc Jacob Thomas.
Sementara Chief Executive Officer PT Danantara Development Management Fund Sigit P. Santosa mengatakan kemitraan tersebut mendukung strategi pemerintah Indonesia dalam mewujudkan kemandirian energi melalui pemanfaatan batu bara berkalori rendah.
Teknologi TRIG yang akan diterapkan dalam proyek tersebut diharapkan membuka peluang bagi Indonesia untuk memproduksi gas sintetis di dalam negeri sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada impor, sekaligus menciptakan peluang baru bagi pengembangan industri nasional.
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta Joy M. Sakurai menilai hubungan perdagangan dan investasi antara AS dan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar.
"Teknologi energi maju Amerika Serikat dapat mendukung ketahanan energi, pertumbuhan industri, serta kemakmuran ekonomi jangka panjang bagi kedua negara," ujarnya.
Baca Juga: Apa Itu Gas DME Pengganti Tabung Gas LPG? Benarkah Lebih Unggul dan Hemat?
Berita Terkait
-
Kementerian ESDM Terus Tunda Pengesahan RKAB Batubara, Pemadaman Listrik Masih Mengintai
-
Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
DME Batubara Groundbreaking Januari, Bahlil Minta Waktu Finalisasi dengan Danantara
-
Tekan Impor LPG, ESDM Buka Wacana Beri Subsidi Penggunaan DME
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Rupiah Menguat pada Jumat Sore, Waspadai Risiko Tertekan Pekan Depan
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
BRI Hadirkan ORI030 untuk Investasi ORI dengan Kupon Tetap Bulanan
-
Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat
-
Purbaya Akan Minta Penjelasan Kemenhan soal Anggaran Rudal Brahmos India
-
LNG Murah Industri hanya Berlaku hingga 31 Desember
-
BBM Shell Masih Kosong Hingga Saat Ini, Anak Buah Bahlil: Cerita Lama!
-
Mitra Binaan Batik BNI Meriahkan Pameran Puspa Nuswantara 2026
-
Airlangga Ungkap Biang Kerok Neraca Dagang Sempat Defisit, Impor BBM Jadi Pemicu
-
Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan