Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang mengatakan untuk progres pembangunan bandara di Tana Toraja, Sulsel kembali dilanjutkan. Ini ditandai dengan pembebasasan lahan yang masuk wilayah bandara itu.
"Soal progres pembangunan bandara di Toraja, katanya pembebasan lahan dilanjutkan. Namun saya memang belum melakukan cek kesana," kata Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (28/8/2017), menanggapi progres pembangunan bandara untuk meningkatkan potensi wisata di Kabupaten Tana Toraja itu.
Wakil Gubernur Sulsel dua periode itu juga berharap agar persoalan anggaran yang menjadi kendala sebelumnya bisa teratasi dengan mengalirkan bantuan dari pusat.
"Saya dengar pembebasan lahannya sudah dilanjutkan, salah satu tokoh masyarakat Tana Toraja juga mengakui itu saat bertemu saya," jelasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan Ilyas Iskandar sebelumnya telah menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta untuk membahas kelanjutan pembangunan dua bandara di Kabupaten Tanah Toraja yakni Bandara Buntu Kuni dan Bandara Pongtiku.
Ia menjelaskan memang sudah meminta waktu untuk bisa bertemu langsung dengan tokoh asal Sulsel tersebut dan baru hari ini mendapatkan panggilan untuk ke Jakarta.
Menurut dia, untuk Bandara Buntu Kuni memang sesuai perhitungan atau kajian tim teknis dari Unhas disebutkan masih membutuhkan anggaran sebesar Rp409 miliar.
Sementara untuk anggaran yang dibutuhkan guna merampungkan Bandara Pongtiku Tana Toraja yakni sebesar Rp206 miliar.
Baca Juga: Menhub Beberkan Pentingnya Pembangunan Bandara Kulon Progo
"Jika Wapres menyetujui untuk menyelesaikan Bandara Buntu Kuni maka tentunya akan disiapkan sesuai yang kita harapkan. Begitupun jika Bandara Pongtiku untuk penambahan 'runway' dan kami kikis sedikit gunung yang ada di sekitar bandara, tentunya membiayai. Artinya kami harapkan salah satunya bisa dibantu anggaran sepenuhnya,"ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Grab Siapkan Dana Jumbo untuk Bonus Hari Raya Jelang Lebaran 2026
-
BEI Akan Terbitkan Daftar Saham yang Pemiliknya Terkonsentrasi
-
Produksi Migas Digenjot, SKK Migas Siapkan 100 Sumur Eksplorasi di 2026
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar