Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada pejabat Eseleon 1 untuk melakukan evaluasi terkait sistem gaji bagi pensiunan Pegawai Negeri Sipil.
"Saya sedang minta terus dari Eseleon 1 terkait untuk melakukan evaluasi terkait sistem pensiun di Indonesia bagaimana untuk meningkatkan dan merefleksikan kebutuhan. Namun pada saat yang sama bisa berkelanjutan," kata Ani saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2017).
Menurut Ani, skema dana pensiunan yang saat ini berlaku bagi seluruh aparatur sipil negera belum mampu memenuhi kebutuhan hidup secara normal.
"Kalau sekarang mereka dibayar berdasarkan gaji pokok saja. Padahal penerimaan gaji mereka adalah gaji pokok plus tunjangan-tunjangan sehingga pada saat pensiun dia dihitung berdasarkan presentase gapoknya, nilainya begitu sangat kecil nggak memungkinkan mereka hidup normal," ujarnya.
Menurut Ani, rencana perbaikan ini sudah dimasukkan ke dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara Tahun Anggaran 2018. Namun dirinya masih enggan berkomentar lebih terkait dengan kajian tersebut.
"Recana ini sesuai dengan apa yang telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang aparatur sipil negara adalah untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur negara," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya