Suara.com - Presiden Joko Widodo mendengarkan keluhan dari para pengusaha Anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin), saat menghadiri penutupan Rapat Koordinasi Nasional Kamar Dagang dan Industri Tahun 2017.
Acara berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/10/2017) Jokowi mengapreasiasi Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani hingga para Ketua Kadin Provinsi, secara bergantian menyampaikan keluh kesahnya kepada Presiden.
“Sore hari ini saya sangat senang karena tadi begitu sangat semangatnya, ketua Kadinnya sangat semangat, tadi yang berenam menyampaikan masalah dan solusi dengan sangat semangat," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan, pemerintah akan mengatur waktu agar bisa berbincang lebih jauh dengan para pengusaha. Tujuannya agar masalah-masalah yang tengah dihadapi oleh pengusaha bisa terselesaikan.
Sebelum terjun ke dunia politik dan menjadi Walikota Solo, lanjut Jokowi, dirinya pernah berbisnis dengan menjadi pengusaha mebel. Sehingga ia sangat mengetahui persis kendala-kendala apa saja yang kerap kali dihadapi oleh pengusaha.
“Perlu diingat, saya juga businessman, jadi saya tahu,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional
-
Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA
-
BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T
-
Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit
-
Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025
-
Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990
-
Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram