Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan kapal Silver Sea 2 berukuran sebesar 2.285 GT dari Thailand yang ditangkap karena mencuri ikan akan dijadikan museum Illegal dishing berjalan.
Kapal besar ini dirampas untuk negara berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Sabang Nomor 21/pidsus/2017/PN SAB pada Kamis (19/10/2017), karena terbukti mencuri ikan di perairan Indonesia.
"Kapal Silver Sea 2 Thailand ini jadi milik negara, kami ingin jadikan museum berjalan. Jadi nanti kapal ini dijejer dengan kapal-kapal lain (Yang ditangkap) seperti kapal dari Filipina, Thailand dan lainnya di museum Pengandaran," kata Susi dalam konfrensi pers di rumah dinas, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2017).
Susi berencana menjadikan kapal-kapal besar tersebut menjadi duta Illegal fishing untuk membuka mata dunia tentang pencurian ikan.
"Kapal ini nanti jadi duta illegal fishing. Supaya terbuka mata seluruh pemerintah Indonesia, bagaimana kapal-kapal besar itu dulu menggaruk dan membawa pergi sumber daya ikan kita, keinginan saya itu. Nanti kita bawa jalan untuk exhibisi illegal fishing, ini education purposes untuk negara dan bangsa kita," ujar dia.
Dia menambahkan ada 10 kapal besar pencuri ikan milik asing nanti yang akan dijadikan museum berjalan tersebut. Hal ini juga akan menjadi bukti pemberantasan illegal fishing di Tanah Air.
"Sudah ada 10 kapal besar mewakili dari berbagai negara untuk dijadikan museum. Supaya ada bukti, kan semua penenggelaman harus ada bukti, nanti dikira Menteri KKP dan Satgas 115 itu bohong-bohong saja, kami ada uktinya, ini lo kapalnya ada seperti ini," kata dia.
Berita Terkait
-
Benteng Terakhir Pesisir: Mengapa Zona < 1 Mil Harus Dilindungi Total
-
Susi Pudjiastuti Minta Wamenag Laporkan Gus Elham ke Polisi, Netizen Setuju
-
Biodata dan Pendidikan Susi Pudjiastuti yang Desak Kapolri Tangkap Gus Elham
-
Kasus Gus Elham: Berapa Ancamam Hukuman Penjara Pelecehan Seksual Anak?
-
Eks Menteri Ikut Geram Gus Elham Cium-cium Bocil: Tangkap dan Hukum, Pak Kapolri!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?