Suara.com - PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia meminta kepada para investor yang menanamkan modalnya di pasar modal Indonesia untuk memperhatikan aspek ekonomi dan politik dalam negeri.
Menurut Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari, hal ini dianggap penting karena investor bisa melihat lebih jauh keadaan pasar modal kedepannya.
“Kita sebagai pelaku juga harus mengetahui update terbaru dalam kedua aspek ini agar investasi bisa berjalan dengan lancar,” kata Friderica di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (20/11/2017).
Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada A. Tony Prasentiantono mengatakan, perekonomian Indonesia masih tumbuh di kisaran 5 persen.
Tetapi, karena adanya kelesuan ekonomi membuat banyak konsumen yang akhirnya menahan biaya konsumsinya.
“Sebenarnya pertumbuhan ekonomi di 2018 bisa lebih tinggi dari target tapi karena konsumen menahan konsumsinya itu jadi kendala,” ujar Tony.
Berita Terkait
-
Profil PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Harga Saham TOBA Menguat Pada Sesi I IHSG, Ini Penyebabnya
-
IHSG Ditutup Datar di Sesi I, Peluang Rebound Masih Ada
-
IHSG Melaju ke 7.484 Pagi ini, Tapi Dibayangi Aksi Jual Asing
-
IHSG Mulai Semringah Naik 1,41% Hari Ini, 556 Saham Hijau
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Rupiah Ditutup ke Level Rp16.886 per Dolar AS, Analis: BI Tak Bisa Terus Intervensi
-
Profil PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Daftar Lokasi ATM Rp 20 Ribu Bank Mandiri untuk THR Keluarga
-
Sinergi Kemnaker-Kejati Sumut, Kerja Sosial Didorong Beri Manfaat Keterampilan
-
Ketegangan Selat Hormuz: Kapal Kontainer Diserang, Dua Tanker Pertamina Terjebak
-
Lebaran 2026: 400 Mal Gelar Diskon 70 Persen, Target Transaksi Tembus Rp53 Triliun
-
Menko Zulhas: Konflik Iran-AS-Israel Tak Bakal Goyang Pasokan Pangan RI
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Meroket ke USD 68,79 per Barel
-
Zulhas Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Juni 2026, Purbaya Diminta Lakukan Ini
-
Serangan ke Pulau Mungil Ini Akan Lumpuhkan Iran, Mengapa Belum Dilakukan AS dan Israel?