Suara.com - Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), ingin mewujudkan industri garam di kawasan Mbay untuk mendukung swasembada garam nasional. Keinginan tersebut dapat terealisasi dalam waktu dekat, karena acuan dasar pelaksanaan pembangunan industri atau Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Perkotaan Mbay telah disetujui oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Agustus 2017.
Direktur Pembinaan Perencanaan Tata Ruang dan Pemanfaatan Ruang Daerah, Sufrijadi, mengatakan, RDTR yang disusun itu merupakan langkah tepat pemerintah untuk melegalkan rencana industri garam kabupaten di Mbay.
"RDTR Perkotaan Mbay perlu diproses lebih lanjut hingga penetapan peraturan daerah mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Sufrijadi.
Provinsi NTT mendapat perhatian khusus di mata nasional, karena wilayahnya memiliki lahan potensial produksi garam. Lahan potensial tersebut tersebar di 15 kabupaten dan Kabupaten Nagekeo adalah salah satunya.
Dengan dikeluarkannya persetujuan substansi tersebut, maka RDTR Perkotaan Mbay dipastikan sudah mengikuti peraturan bidang tata ruang.
"Diharapkan akan banyak lagi RDTR-RDTR lain yang dapat menyusul mendapat persetujuan substansi untuk mengembangkan potensi daerah," tutup Sufrijadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada
-
Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia
-
Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke
-
BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang
-
Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo
-
Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global
-
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH
-
Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas
-
Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global
-
Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga