Suara.com - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mengharapkan pembangunan Bandar Udara Haji Muhammad Sidik di Desa Trinsing mulai beroperasi tahun 2019.
"Pembangunan lanjutan bandara tahun 2018 ini diharapkan selesai sesuai jadwal yang ditentukan dan bisa rampung secara keseluruhan," kata Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara Iwan Fikri di Muara Teweh, Kalimantan Tengah, Kamis (11/1/2018).
Menurut Iwan, tahun ini pembangunan lanjutan bandara untuk sarana dan prasarana pelengkap lainya melalui dana APBN dialokasikan sebesar Rp61 miliar dan pembuatan jalan masuk jalur kedua Rp10 miliar.
Puluhan miliar itu diantaranya untuk pembuatan drainse terbuka, pemantapan kran lisrik, turap pasangan batu sisi udara, pemasangan pagar wilayah, sisi darat, pemasangan batu sisi darat, gedung pameran, perumahan dinas, taman halaman kantor, pengadaan genset 150 KPA dan pengadaan mower traktor.
"Kita harapkan kegiatan pembangunan bandara ini selesai semuanya dan tahun depan sudah bisa dioperasikan sesuai target dari Kementerian Perhubungan," katanya.
Iwan mengatakan untuk tahun ini pembangunan lanjutan bandara melalui dana APBD kabupaten tidak ada, namun pemerintah daerah sedang mengurus pelepasan kawasan hutan yang dapat dikonversi (HPK) di lahan seluas 101 hektare bandara Haji Muhammad Sidik kepada pemerintah pusat.
Pengurusan pelepasan kawasan hutan ini untuk mendapatkan sertifikat tanah dari pertanahan yang kini sedang dalam proses di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
"Kita harapkan perijinan tersebut bisa terbit tahun ini juga," kata dia. (Antara)
Baca Juga: Overdosis Viagra, Lelaki Ini Berjalan Sambil Bugil di Bandara
Berita Terkait
-
Beton Precast Jadi Solusi Efektif Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional
-
BMKG Peringatkan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem, Desak Pembangunan Infrastruktur Tahan Bencana
-
Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia
-
Kuras Anggaran Rp4,1 Triliun, WSKT Ungkap Progres Proyek LRT Jakarta Fase 1B
-
Bukan Infrastruktur Besar, Daftar Proyek yang Dibangun di Era Pemerintahan Prabowo
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding
-
Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax
-
Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu
-
Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh
-
EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H
-
BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis
-
Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta
-
Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan
-
Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T
-
Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan