Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memutuskan untuk tidak menaikan harga bahan bakar minyak bersubdi dan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Namun Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan membantah jika keputusan tersebut berkaitan dengan tahun politik.
“Di sidang kabinet diputuskan. Komisi VII yang mewakili rakyat dalam rapat terakhir juga mendukung kalau bisa tarif listrik tidak naik. Tentunya lagi akan difasilitasi Permen ESDM yang akan mengatur," kata Jonan di Jakarta, Selasa (6/3/2018).
Namun, keputusan tidak naiknya harga BBM ini belum pasti sepenuhnya. Pasalnya, Jonan mengatakan jika dalam perjalanannya harga minyak mentah mengalami kenaikan, pemerintah akan melakukan peninjauan kembali.
“Jangan berandai-andai kalau minyak mentah naik. Pokoknnya kami pertahankan ini tidak naik,” ujarnya.
Selain itu, Jonan dalam waktu dekat akan berkonsultasi dengan Komisi VII DPR RI selaku mitra kerja. Pembicaraan dengan Komisi VII DPR RI membicarakan mengenai kompensasi apa yang akan diberikan kepada Pertamina karena harga Premium dan Solar tidak naik hingga 2019.
"Kita akan konsultasi kepada Komisi VII mendukung BBM penugasan jangan naik karena daya beli masyarakat belum meningkat. Kita minta dukungan Komisi VII bentuk lain kompensasi kepada Pertamina apa," ujar Jonan.
Berita Terkait
-
Harga BBM Kompak Turun, SPBU Shell Konsisten Kosong
-
Harga BBM Pertamina Terbaru Turun per 1 Februari 2026, Pertamax Kini Makin Murah
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Harga BBM Turun di Semua SPBU Pertamina, Vivo, Shell dan BP
-
Wamen ESDM Gandeng PPATK Usut Aliran Dana Tambang Ilegal Rp992 Triliun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?
-
Emiten BUMI Bangkit Kembali Setelah ARB, Siapa yang Borong Sahamnya?
-
Purbaya Sebut Proyek 'Olah Sampah' Prabowo Rp 58 Triliun Sebagian Dibiayai APBN
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Optimalkan Air Bersih untuk investasi dan Perawatan Aset Jangka Panjang
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut
-
Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini