Tidak Ada Penanggung Jawab
Bitcoin menjadi alat pembayaran digital yang sangat fluktuatif. Ketika nilai tukarnya merosot, tidak ada satu orang pun yang bertanggung jawab akan hal itu. Inilah yang patut diwaspadai ketika Anda ingin berinvestasi di Bitcoin. Fluktuasi harga Bitcoin tergantung pada para cukong. Ketika cukong menjual seluruh Bitcoin miliknya, jelas sudah kalau harga Bitcoin akan merosot.
Mudah Hilang
Transaksi Bitcoin dilakukan secara online. Ini berarti semua transaksi yang Anda lakukan belum tentu aman 100%, mengingat rawannya kasus pembobolan data melalui dunia internet. Jika suatu saat Bitcoin Anda hilang karena dicuri hacker, Anda tidak boleh mengadu kepada Bank, Pemerintah, atau lembaga perbankan lainnya karena mereka tidak bertanggung jawab atas hilangnya Bitcoin milik Anda.
Jangan Asal Pilih Investasi, Pertimbangkan Matang-Matang
Mengingat tingkat keuntungannya yang super besar, wajar kalau banyak yang tergiur untuk berinvestasi Bitcoin. Akan tetapi, balik lagi ya. Di balik keuntungan pasti ada kerugiannya. Kalau Anda termasuk risk taker, Anda boleh saja berinvestasi di Bitcoin. Sebaliknya, jika Anda ingin aman dari kerugian investasi, lebih baik bergabung pada investasi yang aman-aman saja ya.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Inilah 5 Hal Yang Membuat Kita Semakin Boros
Bingung Mau Usaha Apa? Jadilah Pebisnis Online
Waspadai Penipuan Arisan Online, Ini Cara Mengenali Ciri Arisan Palsu
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
-
Apa Itu ATM Bitcoin? Ramai Dibicarakan karena Tutup Mendadak
-
Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna
-
Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar
-
Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000
-
Harga Bitcoin Justru Melonjak di Tengah Perang, Kok Bisa?
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Dana Nganggur Perbankan Tembus Rp2.551 Triliun, Bank Indoensia Ungkap Penyebabnya
-
Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi, Sosok Petingginya Pernah Dipenjara
-
DSI Ambil Alih Ekspor Komoditas, Rantai Pasok Nasional Bakal Berubah Total?
-
Danantara Yakin PT DSI Bisa Pulangkan Devisa Komoditas ke Indonesia
-
SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit
-
Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara
-
AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia
-
Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi
-
Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai
-
BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan