Suara.com - Pinjaman dengan gadai BPKB bisa Anda lakukan jika sedang kepepet keuangan atau membutuhkan sejumlah dana dalam waktu cepat. Hati-hati biaya dan bunga dari pemberi pinjaman. Jangan lupa selalu bandingkan dengan penyedia pinjaman lainnya.
Tak perlu lagi bingung jika Anda mau gadaikan BPKB. Ada berbagai cara mudah yang praktis dan cepat. Salah satu cara cepat ialah memakai jasa gadai BPKB di lembaga pegadaian maupun lembaga pembiayaan.
Anda tidak perlu khawatir meminjam uang dengan gadai BPKB motor atau mobil di lembaga gadai resmi ini karena sistem yang diterapkan memiliki standar keamanan yang baik guna menjaga jaminan harta benda yang dititipkan.
Proses pinjaman dengan gadai BPKB cukup cepat: hanya 15 menit. Khusus produk gadai BPKB motor, Pegadaian umumnya menawarkan empat jenis model pinjaman dengan syarat yang mudah dan proses pencairan dana yang cepat.
Sebelum Anda gadai BPKB motor, sebaiknya Anda mengetahui cara agar nilai motor atau mobilmu bernilai tinggi sehingga dana yang kamu dapatkan cukup besar. Berikut ini kiatnya, seperti dihimpun oleh HaloMoney.co.id dari berbagai sumber.
Siapkan semua dokumen lengkap
Seperti ketika kita menggadaikan surat-surat penting atau barang di tempat lain, lembaga pegadaian juga membutuhkan kelengkapan dokumen yang wajib kita penuhi, di antaranya:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau tanda pengenal lain yang masih berlaku
2. Kartu Keluarga (KK)
3. Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli
4. Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) asli
5. Motor atau Mobil (yang akan digadaikan) untuk dicek
Memilih jenis jasa gadai yang tepat
Memilih jasa gadai yang tepat merupakan kunci utama agar gadai BPKB motor kita dihargai tinggi. Untuk kebutuhan umum direkomendasikan memilih Jasa Gadai Konvensional maupun Jasa Gadai Syariah. Keuntungannya bisa kita dapat dari suku bunga yang rendah dan dari nominal uang lebih besar yang kita dapatkan dari surat kendaraan kita.
Keunggulan inilah yang dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dana mendadak.
Besaran bunga atas jasa gadai BPKB motor umumnya dibagi menjadi 4 golongan dan disesuaikan dengan nominal pinjaman.
Golongan A
Merupakan bagian terendah dari gadai konvensional dengan besaran dana pinjaman mulai dari RP. 50 ribu – Rp. 500 ribu. Bunga yang harus kita bayarkan sebesar 0,75% untuk masa pinjaman 15 hari.
Golongan B
Merupakan pinjaman dana jaminan BPKB dengan nominal besar yaitu Rp. 550 ribu – Rp. 5 juta. Bunga yang harus kita bayarkan sebesar 1,15% untuk masa pinjaman 15 hari.
Golongan C
Merupakan jenis gadai BPKB motor yang paling tepat bagi kita yang ingin mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB dalam jumlah besar, yaitu mulai Rp5 juta – Rp20 juta. Bunga yang harus kita bayarkan sebesar 1,5% untuk masa pinjaman 15 hari.
Golongan D
Untuk golongan D, misalnya kita mengajukan pinjaman dana Rp30 juta ke atas maka kita akan mendapatkan pencairan dana lebih dari Rp20 juta. Bunga yang harus kita bayarkan cukup rendah yaitu hanya 1% untuk masa pinjaman 15 hari.
Selain itu, untuk mendapatkan kesempatan gadai BPKB motor dengan nilai tinggi, sebaiknya kendaraan dalam kondisi prima dan tidak sedang mengalami kerusakan. Kondisi fisik dan performa kendaraan sangat berpengaruh pada jumlah dana yang dipinjamkan.
Pilihan gadai BPKB motor dan mobil
Ada berbagai pilihan produk BPKB motor yang bisa Anda pilih. Hal ini berdasarkan pertimbanganmu juga tentunya. Biar nggak bingung, Anda bisa konsultasi dengan pihak Pegadaian terlebih dahulu.
• Pinjaman Gadai BPKB di HaloMoney.co.id
Salah satu pilihan gadai BPKB ialah di situs perbandingan dan pengajuan pinjaman HaloMoney.co.id. Sejak Januari 2018, HaloMoney.co.id bekerjasama dengan lembaga pembiayaan untuk menyalurkan pinjaman dengan jaminan BPKB.
Berita Terkait
-
6 Fakta Drama Begal Palsu di Bogor: Viral Ngaku Dirampok, Ternyata Takut Istri Usai Gadaikan Motor
-
Drama Begal Palsu: Pria Ini Ngaku Dipepet 4 Pelaku, Ternyata Takut Istri Usai Gadaikan Motor
-
Viral Pria Curhat Diperas Gadai Motor Rp 500 Ribu, Saat Menebus Malah Diminta Setengah Juta
-
Selain Kirim Barang, JNE Express Kini Layani Gadai BPKB Motor
-
Curhat Pilu Lihat Suami Terjerat Judi Online, Rumah sampai BPKB Mobil-Motor Digadai demi Kejar Jackpot
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK