Suara.com - Proyek Jalan Tol Ngawi-Kertosono ruas Ngawi-Wilangan dengan panjang 49,5 kilometer, pada Kamis siang (23/3/2018), resmi beroperasi dengan turut diberlakukan penurunan tarif sesuai dengan arahan Presiden.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani, usai peresmian ruas Ngawi-Wilangan di Gerbang Tol Madiun, Kamis, mengatakan ruas tol ini tidak dikenakan tarif selama masa sosialisasi sampai 9 April 2018. Selanjutnya, tarif tol yang dibebankan sebesar Rp1.000 per km, menunggu SK dari Menteri PUPR.
"SK tarif seharusnya sudah diatur, tetapi belum keluar. Tarifnya Rp1.000 per kilometer, tadinya Rp1.200 per kilometer," ucap Desi.
Ada pun sebelumnya berdasarkan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) antara badan usaha dengan pemerintah, tarif tol Ngawi-Wilangan sepanjang 49,5 km pada awalnya sebesar Rp1.200 per km.
Namun, setelah diberlakukannya harmonisasi tarif sebesar Rp1.000 per km, tarif termahal untuk jarak terjauh Ngawi-Wilangan sebesar Rp48.000 (untuk golongan I) atau turun 16,5 persen dari sebelumnya Rp57.500 jika menggunakan tarif Rp1.200 per km.
Ada pun BUJT Jalan Tol Ngawi-Kertosono adalah anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yakni PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ).
Ruas Tol Ngawi-Wilangan dibangun oleh PT NKJ, yang meliputi Seksi I Ngawi-Simpang Susun (SS) Madiun (20 Km), Seksi II SS Madiun-SS Caruban (8,45 Km) dan SS Caruban-Wilangan (21,06 Km).
Sisanya, sepanjang 37,5 km dibangun oleh Kementerian PUPR sebagai bagian dari "Viability Gap Funding" (VGF) terhadap Jalan Tol Ngawi-Kertosono, dan setelah selesai dibangun akan dioperasikan juga oleh PT NKJ.
Jalan Tol Ngawi-Kertosono sendiri dibangun dengan total investasi Rp9,73 triliun. Jalan tol ini akan memiliki empat gerbang tol (GT), yakni GT Ngawi, GT Madiun, GT Caruban, GT Nganjuk, dan GT Wilangan (sementara). Keempat GT tersebut hanya melayani transaksi nontunai.
Selain itu, untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan, terdapat enam "rest area" di sepanjang Jalan Tol Ngawi-Kertosono yakni empat terdapat di Seksi Ngawi-Wilangan, dan dua "rest area" lainnya berada di Seksi Wilangan-Kertosono.
Pengguna jalan tol dapat menikmati Jalan Tol Ngawi-Kertosono, Ruas Ngawi-Wilangan secara gratis selama periode sosialisasi, yaitu mulai 31 Maret sampai 9 April 2018.
Jika sudah dioperasikan, Jalan Tol Ngawi Kertosono Ruas Ngawi-Wilangan dapat memangkas biaya logistik karena distribusi barang antardua kota tersebut menjadi lebih cepat.
Pengguna jalan bila menggunakan jalan arteri Ngawi-Wilangan memakan waktu 1,5 jam, namun apabila lewat jalan tol hanya memerlukan waktu sekitar 35-40 menit.
Dengan dioperasikannya jalan tol ini, maka semakin menambah panjang daftar pembangunan Jalan Tol Trans Jawa yang terbentang dari Merak hingga Banyuwangi.
Ini juga menjadi bukti kuat komitmen Jasa Marga dalam mewujudkan konektivitas wilayah melalui pembangunan jalan tol, serta mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di wilayah sekitar jalan tol.
Berita Terkait
-
Banjir Mulai Surut, Tol Bandara Soetta Mulai Bisa Dilalui Kendaraan
-
Tol Cikampek Jadi 'Neraka' Libur Panjang, Jasa Marga Buka Jalur Contraflow Sampai KM 65
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Jakarta Ditinggal 1,3 Juta Kendaraan Libur H+1 Natal, Arah Bandung dan Trans Jawa Favorit
-
Jakarta-Jogja Cuma 8 Jam! Ini Rincian Biaya Tol & Bensin untuk Libur Nataru 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan