Suara.com - Bank BJB sepakat menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait layanan pembayaran biaya pendidikan. Mahasiswa ITB dapat membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) melalui rekening tabungan Bank BJB.
Bank BJB merupakan Bank BPD, yang mayoritas sahamnya dikelola pemerintah daerah di Jawa Barat (Jabar) dan Banten, dan sebagian lagi dipegang publik.
Kerja sama tersebut dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman oleh kedua pihak yang diwakili Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB, Agus Gunawan dan Wakil Rektor ITB Bidang Keuangan Perencanaan dan Pengembangan, Wawan Gunawan, di Gedung Rektorat ITB, Bandung, Rabu (28/3/2018).
"Kami bersyukur telah menandatangani akta perjanjian ini. Semoga Bank BJB dapat memberikan kemudahan layanan terkait pembayaran biaya pendidikan mahasiswa ITB," ujar Agus.
Penandatanganan tersebut merupakan bukti layanan Bank BJB hadir menyentuh ranah pendidikan. Mayoritas perguruan tinggi di Jabar telah menjalin kerja sama serupa dengan Bank BJB.
Tidak hanya di Jabar, Bank BJB juga telah menjalin banyak kerja sama dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, seperti Universitas Sriwijaya di Sumatera Selatan.
Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) Bank BJB, sehingga nantinya dapat disalurkan kembali dalam bentuk kredit yang bermanfaat bagi masyarakat. Bank BJB tidak menutup kemungkinan untuk menjalin peluang kerja sama dalam bentuk lain, mengingat ITB telah membangun konsep entrepreneurial university.
"Ke depan, kami juga akan bekerja sama dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB untuk pelatihan dan pendampingan mengenai UMKM maupun startup. Kami juga akan mengembangkan CSR di bidang lingkungan hidup," ujar Agus.
ITB sendiri, melalui Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) menaungi 77 startup, yang tentu saja membutuhkan dukungan finansial dalam perjalanan bisnisnya.
"Kami berharap, peluang kerja sama untuk mengembangkan teknologi lewat startup sebelum spin off menjadi perusahaan. Semoga Bank BJB dengan kemampuan pembiayaan tinggi dapat mendukung kami. Untuk ITB, ini merupakan sebuah kebanggaan," ujar Wawan.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?
-
Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
BJBR Cetak Aset Rp221,4 Triliun di 2025
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal
-
Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya
-
Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres
-
Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior
-
Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik
-
IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir
-
Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya
-
Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float
-
Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif