Suara.com - Di era berbasis teknologi seperti sekarang ini, orang cenderung banyak memanfaatkan aplikasi-aplikasi berbasis online mulai dari memesan makanan, jasa transportasi hingga melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah.
Sebut saja GoJek, Grab yang saat ini dipilih masyarakat untuk berpergian atau sekadar memesan makanan melalui aplikasi yang sangat mudah diakses melalui smartphone.
Berdasarkan hal itulah kemudian muncul meramaikan industri aplikasi berbasis online bernama MyGoodHomes. Guna merebut pangsa pasar, MyGoodHomes pun menyasar pasar premium atau kalangan menengah ke atas.
"Awalnya, kami memulai dari sekitar Jakarta Selatan, daerah itu kan premium sekali ya. Sekarang sudah seluruh Jakarta," kata Founder & Chief Executive Officer MyGoodHomes, Inggrid Manangka saat ditemui Suara.com Jumat (7/4/2018)malam.
Inggrid menekankan, yang membedakan MyGoodHomes dengan aplikasi lainnya yakni adanya Personal Family Assistant (PFA) yang akan menjawab kebutuhan konsumen saat menggunakan aplikasi tersebut.
Menurut Inggrid, asisten profesional ini berfungsi membantu tugas-tugas yang berkaitan dengan rumah tangga sehari-hari. Misalnya, berbelanja kebutuhan rumah tangga melalui (Good2Shop), layanan transportasi singkat (Good2Go), layanan pengantaran ke bandara (Good2Airport), membersihkan rumah atau memesan tukang (Good2Huiz).
"Layanan kami sangat berbeda, ada PFA yang dedicated pada 1 keluarga atau 1 member. Layanan akan dipastikan oleh seorang PFA untuk kemudahan jasa yang didapatkan," tutur Inggrid.
Inggrid mencontohkan, untuk menggunakan fasilitas Good2Airport misalnya dari kawasan Jakarta Selatan sampai ke Bandara Soekarno-Hatta, pengguna aplikasi akan dikenakan biaya sebesar Rp 400.000 sampai Rp 500.000.
Bagi kalangan menengah ke bawah, harga tersebut terbilang cukup mahal. Namun, harga tersebut menurut Inggrid sesuai dengan kendaraan yang digunakan. Karena dalam layanan Good2Airport, konsumen bisa memilih sendiri driver maupun mobil yang akan digunakan.
Baca Juga: Sambut Hari Kartini, Toko Online Ini Kasih Diskon untuk Perempuan
Tak tanggung-tanggung, pihaknya mempersiapkan driver yang mampu berbahasa Inggris dengan fasih, mobilnya pun dapat dipilih mulai dari Kijang Inova, Alphard, Mercedes hingga Camry.
"Supir ada yang dipersiapkan untuk bisa berkomunikasi bahasa Inggris. Kami sangat selektif merekrut karyawan, karena kami ingin lebih memberikan pelayanan yang maksimal ke member," ucap Inggrid.
Melalui layanan digital ini, Inggrid berharap, MyGoodHomes bisa membantu meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta, baik yang sudah berkeluarga maupun yang masih lajang.
Inggrid ingin warga Jakarta memiliki lebih banyak waktu untuk kegitan menyenangkan seperti berkumpul bersama keluarga, beristirahat, bermain atau bercengkerama bersama teman-teman.
Berita Terkait
-
LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih
-
Dongkrak Kinerja Bisnis, Pertamina Optimalisasi AI dan Digitalisasi
-
Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif
-
Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data
-
Apa Itu Teknologi BYD DM-i? Senjata Ampuh Spektakuler yang Bisa Bikin Mobil Tempuh Ribuan Kilometer
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru