Suara.com - Komisi VI DPR RI mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh PT Angkasa Pura I (Persero) dalam percepatan pembangunan Bandara New Internasional Yogyakarta.
"Kami ingin melihat perkembangan sudah seperti apa dan bagaimana perencanaan yang ada terkait pembangunan bandara di Kulonprogo ini. Dan kami patut mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Angkasa Pura I. Semua tahapan-tahapan yang ada masih dalam progress," kata Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (3/5/2018).
Terkait masih adanya beberapa warga yang menolak bandara dan bertahan di lokasi pembangunan, menurut Teguh perlu diberikan pemahaman yang benar dan pendekatan bahwa bandara ini merupakan fasilitas umum yang sangat bermanfaat.
"Secara hukum sebenarnya sudah tidak ada masalah lagi dalam pengadaan lahan. Sebab dengan aturan perundangan yang ada, warga yang menolak dan keberatan uang kompensasinya dititipkan di pengadilan melalui konsinyasi. Apalagi dalam pemberian kompensasi itu menurut saya juga sudah sangat wajar, bahkan warga diberikan kompensasi ganti-untung," ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Teguh mengatakan, pihak Angkasa Pura I sudah melakukan upaya yang bagus dengan menyiapkan konsep hunian dan rumah kontrakan bagi warga penolak bandara.
"Pendekatan seperti itu harus dilakukan untuk meyakinkan mereka. Kami meminta teman-teman di Angkasa Pura I untuk terus melakukan pendekatan ke warga dengan menyentuh sisi kemanusiaannya. Saya percaya teman-teman di sini bisa melakukan itu. Ini soal kesabaran untuk mencari solusi yang terbaik," kata pria kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah.
Komisi VI juga meminta agar warga juga diberikan pelatihan dan keterampilan untuk mengantisipasi alih pekerjaan. Lalu nantinya ada proritas bagi warga terdampak untuk bisa bekerja di lingkungan bandara, dan bandara baru dapat memfasilitasi ruang usaha bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kata Teguh.
Lebih lanjut Teguh meminta agar pembangunan bandara terus dilakukan. Sebab menurutnya dari sisi pendanaan tidak ada masalah, Angkasa Pura I sudah sangat siap dalam hal ini.
"Dari biaya yang dikeluarkan per meter perseginya sudah bagus, hasilnya nanti mudah-mudahan juga bagus. Saya yakin bandara ini akan memberikan multiplier effect, mampu menyejahterakan masyarakat, dan membuka lapangan kerja. Masyarakat Kulonprogo dan Yogyakarta akan bisa mendapatkan manfaat yang besar dari keberadaan bandara ini. Dan karena bandara ini nantinya bisa didarati pesawat berbadan lebar, maka turis mancanegara bisa langsung ke sini. Tidak melalui Jakarta atau Bali, tapi direct ke Yogyakarta," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan bahwa Komisi VI DPR RI datang untuk melihat perkembangan dan proses yang telah, sedang, dan akan dilakukan Angkasa Pura I terkait pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo.
Angkasa Pura I optimistis bisa menyelesaikan proyek ini sesuai jadwal yang tetapkan. Jika proses pemindahan warga berjalan lancar, pembangunan lancar, maka insyaallah bisa terpenuhi. “Soal pendanaan juga tidak ada masalah, kami telah siapkan dari sindikasi perbankan, obligasi, dan kas internal,” kata Faik. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Menteri Dody: Yakin Proyek Sekolah Rakyat akan Siap untuk Tahun Ajaran Baru 2026
-
Beton Precast Jadi Solusi Efektif Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional
-
BMKG Peringatkan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem, Desak Pembangunan Infrastruktur Tahan Bencana
-
Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia
-
Kuras Anggaran Rp4,1 Triliun, WSKT Ungkap Progres Proyek LRT Jakarta Fase 1B
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global
-
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Sempat Tembus 7.000 Namun Tertahan Koreksi Saham Teknologi
-
Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!
-
Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?
-
Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS
-
Bius Lagu Kicau Mania dan Nasib Buruh dalam Sangkar Outsourcing
-
Kapan Seharusnya Harga BBM Pertamax Naik
-
BPS Ungkap Inflasi Tahunan April Capai 2,42 Persen karena Rokok, Emas, hingga Biaya Kuliah
-
Inflasi April 2026 Turun ke 0,13 Persen, Dipicu Tiket Pesawat dan Harga Bensin
-
Gegara Cuitan Trump, Iran Peringatkan AS: Jangan Berani Sentuh Selat Hormuz!