Suara.com - PT Bank BRI Syariah tbk hari ini secara resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia.
Dalam sesi perdagangan perdananya, saham berkode emiten BRIS tersebut melejit 19,61 persen atau 100 poin ke level Rp 610 dari harga saham awal yang dibanderol Rp 510.
Saham BRIS ditransaksikan sebanyak 55 kali dengan volume sebanyak 31.986 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp1,86 miliar.
Direktur Utama BRISyariah Moch Hadi Santoso mengungkapkan, dalam perdagangan saham perdana ini, pihaknya mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak dua kali.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh investor yang telah berpartisipasi atas kepercayaannya kepada BRISyariah, pihak terkait yang telah bekerja sama selama proses IPO," kata Hadi di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (9/5/2018).
Selama proses IPO, perusahaan menunjuk Bahana Sekuritas, CLSA Sekuritas, Danareksa Sekuritas, IndoPremier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi atau joint lead underwriter.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sebagai pendatang baru, perusahaan ini mencatatkan saham 9,61 miliar saham di Bursa Efek Indonesia. Pencatatan saham itu terdiri dari saham pendiri 6,99 miliar saham, penawaran umum termasuk employee stock alocation (ESA) sebesar 2,62 miliar.
Perseroan menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO) dengan lepas 2,62 miliar saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham. Harga penawaran saham perdana Rp 510 per saham.
Dalam rangka IPO, perseroan juga gelar ESA dengan mengalokasikan saham maksimum sebesar 2,5 persen dari jumlah saham penawaran umum. Alokasi saham untuk program ESA seluruhnya terdiri dari saham jatah pasti dengan lock-up period selama delapan bulan usai pernyataan pendaftaran menjadi efektif.
Baca Juga: BRI Syariah Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik