Suara.com - CEO dan Founder PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi Darmono mengajak berbagai pihak termasuk pengusaha untuk bekerjasama membangun 100 kota baru di Indonesia. Kota itu di dalamnya mencakup kawasan industri.
Pasalnya, di tengah potensi pariwisata yang sangat besar saat ini bisa membantu menciptakan kawasan industri yang kuat, lapangan kerja dan pendidikan yang maju.
“Tujuannya (pembangunan kota) adalah untuk pemerataan roda perekonomian di seluruh daerah yang nantinya dapat menekan angka urbanisasi,” kata Darmono di Menara Batavia, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).
Darmono meyakini, dengan dikembangkannya pariwisata maka infrastruktur SDM dan fisik akan terbentuk. Selanjutnya akan mendukung proses pembangunan kawasan industri.
"Kita punya potensi wisata besar sekali dengan banyak etnik, kuliner bahasa dan lain-lain. Itu beda semua, ini potensi luar biasa, kita punya laut begitu luas, terpanjang kedua, pantai kita potensinya luar biasa, kita bisa bangun hotel banyak. Kita harus banyak melakukan penetrasi di bidang pariwisata ini," ujarnya.
Lebih lanjut Darmono menjelaskan dalam membangun proyek 100 kota baru. Ada beberapa hal yang harus dioptimalkan adalah potensi utama kota terkait terlebih dahulu.
Darmono mengakui, dalam perkembangannya ada kendala yang dihadapi untuk membangun kota baru menjadi kota mandiri.
“Untuk itu pihak Jababeka selalu membuka tangan untuk bagi para investor yang ingin mewujudkan pembangunan kota- kota tersebut,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite